Nutrisi yang Harus Ada dalam Susu untuk Ibu Menyusui

Nutrisi yang Harus Ada dalam Susu untuk Ibu Menyusui

Nutrisi yang Harus Ada dalam Susu untuk Ibu Menyusui

Nutrisi yang Harus Ada dalam Susu untuk Ibu Menyusui
Nutrisi yang Harus Ada dalam Susu untuk Ibu Menyusui

 

Ketika kamu menyusui, kualitas ASI akan tetap sama tak peduli makanan apapun yang kamu konsumsi. Tetapi jika kamu tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dari makanan, tubuh akan menyerap nutrisi dari cadangan di dalam tubuh. Lama-kelamaan cadangan ini akan terkuras, sehingga kamu harus terus mengisi kembali cadangan tersebut. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut adalah melalui susu untuk ibu menyusui. Namun, pastikan susu untuk ibu menyusui tersebut mengandung nutrisi ini.

Kalsium, untuk memulihkan kepadatan tulang setelah kehamilan

Susu merupakan sumber utama dari kalsium, yang dibutuhkan ibu menyusui untuk memulihkan kepadatan tulang yang hilang selama kehamilan. Oleh karena itu, ibu menyusui perlu menambah asupan kalsum karena bayi masih akan menyerap cadangan kalsium sang ibu. Jika kalsium tidak dapat dipenuhi dari susu khusus ibu menyusui, kamu bisa mendapatkannya dari produk olahan susu lainnya, seperti yoghurt atau keju. Tetapi jika bayi mengalami alergi protein susu sapi, tentunya kamu harus memenuhinya dari sumber lain.

Ibu menyusui, ini caranya memberikan ASI perah dari botol kepada bayi. Klik di sini untuk tahu lebih lanjut.

Protein, membangun jaringan dalam tubuh

Protein adalah bahan pembangun jaringan dan organ-organ di dalam tubuh. Protein dari ASI akan menopang pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan sel tubuh bayi dalam satu tahun pertamanya. Ibu menyusui juga butuh protein untuk memulihkan diri dari ketegangan fisiologis dari pengaruh kehamilan dan persalinan. Ketika sedang menyusui, kamu akan butuh kalori tambahan, juga protein dan nutrisi lain untuk menjaga tubuh dan cadangan protein dalam ASI untuk diserap bayi.

ASI sangat disarankan bagi bayi karena nutrisinya yang lengkap. Pahami tentang pentingnya menyusui bagi bayi.

Vitamin B1, B2, B3, B6, B12 untuk meningkatkan mood

Vitamin B (B1, B2, dan B3) pada dasarnya mengubah makanan menjadi bahan bakar, meningkatkan energi, mendorong mood yang baik, hingga mengurangi kolesterol jahat. Sedangkan vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk memroduksi sel-sel darah merah. Untuk itu, konsumsi susu yang diperkaya dengan vitamin B kompleks untuk meningkatkan produksi ASI dan meningkatkan kadar energi dan suasana hati.

Vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi

Nutrisi lain yang harus ada dalam susu untuk ibu menyusui adalah vitamin D. Pada tahun pertamanya, bayi butuh vitamin D untuk menyerap kalsium (yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi) sekaligus mengurangi risiko infeksi dan penyakit autoimun dalam perkembangannya kelak, seperti multiple sclerosis dan diabetes tipe 1. Karena ASI hanya mengandung sedikit vitamin D, ibu menyusui perlu mengonsumsi susu yang mengandung vitamin D. Dengan demikian, kamu bisa memastikan si kecil mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya.

Vitamin C, meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin C baik untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, juga untuk pertumbuhan tulang, gigi, dan kolagen (protein yang terdapat di dalam pembuluh darah, tulang rawan, dan jaringan pengikat sendi. Vitamin C membantu meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Vitamin ini juga mudah didapat, kamu bisa memperolehnya dari banyak sayur dan buah-buahan termasuk jeruk, papaya, pisang, buah kiwi, strawberry, hingga tomat. Atau, kamu juga bisa mendapatkannya dari susu yang difortifikasi vitamin C.

Ingin ASI lancar? Ikuti tip berikut ini agar produksi ASI selalu melimpah.

Zat besi, untuk pertumbuhan otak dan tubuh bayi

Bayi yang lahir sehat dengan usia yang cukup, umumnya memiliki simpanan zat besi yang cukup untuk enam bulan ke depan. Setelah enam bulan, ia membutuhkan cadangan lebih besar agar pertumbuhannya terus berlanjut. Nah, zat besi akan diserap tubuh bayi dengan lebih baik melalui ASI daripada sumber lain. Apalagi, ASI juga mengandung vitamin C yang membantu penyerapan zat besi. Karena itu, ibu menyusui juga harus memastikan simpanan zat besinya mencukupi dengan minum susu yang mengandung zat besi.

Magnesium, memberikan cadangan energi

Menurut NYU Langone Medical Center, cadangan magnesium dalam tubuh cukup melimpah. Mineral ini dibutuhkan untuk menghidrasi tubuh, memberikan cadangan energi, dan menonaktifkan adrenalin. Adrenalin adalah hormon stres, yang jika tidak ditangani bisa mengacaukan produksi ASI. Selain itu, magnesium juga merelaksasi otot secara alami. Bayi yang mendapatkan ASI dari ibu yang cukup kebutuhan magnesiumnya akan tidur lebih nyenyak.

Sumber : https://merkterbaik.com/