Pengertian dan Unsur-Unsur Novel

Pengertian dan Unsur-Unsur Novel

Pengertian dan Unsur-Unsur Novel

Pengertian dan Unsur-Unsur Novel
Pengertian dan Unsur-Unsur Novel

Pengertian Novel

Novel adalah karangan prosa yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang disekitarnya serta menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Biasanya, cerita dalam novel dimulai dari peristiwa atau kejadian terpenting yang dialami oleh tokoh cerita, yang kelak mengubah nesib kehidupannya. Misalnya, novel pada sebuah kapal, karya Hh. Dini, dimulai ketika sang tokoh berusia tega belas tahun, saat ayahnya meninggal.

bpupki – Berbeda dengan cerita pendek, yang umumnya berkisah tentang perilaku sesaat sang tokoh ketika ia menghadapi suatu peristiwa atau kejadian pada suatu ketika. Penulis/pengarang novel disebut novelis.

Unsur-unsur Novel

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur pembangun sastra dalam atau yang ada dalam sastra itu sendiri.
Unsur intrinsik novel meliputi:

1. Tema

Ide pokok yang menjiwai seluruh cerita. Tema dapat berupa sosial, keluarga, remaja, percintaan religius.

2. Tokoh : Tokoh juga disebut orang yang ada dalam novel tersebut.
Ada tida macam tokoh yaitu tokoh utama dengan ciri : sering muncul, banyak masalah, berwatak pratagonis

3. Penokohan : Penokohan juga disebut karakter. Setiap tokoh mempunyai karakter yang berbeda. Ada dua macam karakter yaitu pratagonis dan antagonis.
a. Pratagonis yaitu watak yang baik. Biasanya dimiliki oleh tokoh utama
b. Antagonis yaitu watak yang tidak baik (penentang kebaikan)

4. Latar : Latar meliputi 3 hal yaitu latar tempat, latar waktu dan latar suasana

5. Alur : yaitu urutan peristiwa. Ada dua macam alur yaitu alur maju dan alur mundur.
Alur mahu yaitu cerita yang peristiwanya sekarang dan kedepan
Alur mundur yaitu cerita yang peristiwanya telah berlalu

6. Amanat : Pesan yang disampaikan pengarang secara tersirat. Amanat yang diambil dari effek samping sebuah peristiwa. Pesan biasanya bersifat positif

7. Sudut pandang : Cara memposisikan diri pengarang terhadap hasil karyanya. Ada dua macam sudut pandang yaitu :

  • Sudut pandang orang pertama (akuan) apabila pengarang ikut terlibat dalam cerita tersebut. Pengarang ikut berperan aktif.
  • Sudut orang ketiga (diaan) apabila pengarang berada diluar cerita. Cerita ini biasanya menggunakan nama orang sebagai tokoh.

 

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur-unsur ekstrinsik novel adalah unsur dari luar novel tersebut. Adapun beberapa unsur ekstrinsik novel yaitu

  1. Sejarah/biografi pengarang biasanya sejarah/biografi pengarang berpengaruh pada jalan cerita di novelnya
  2. Situasi dan kondisi secara langsung maupun tidak langsung, situasi dan kondisi akan berpengaruh pada hasil karya

Nilai-nilai dalam cerita. Dalam sebuah karya sastra terkandung nilai-nilai yang disisipkan oleh pengarang. Nilai-nilai itu antara lain :

  • Nilai moral, yaitu yang berkaitan dengan akhlak atau budi pekerti baik buruk
  • Nilai sosial, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan norma-norma dalam kehidupan masyarakat (misalnya, saling memberi, menolong, dan tenggang rasa)
  • Nilai budaya, yaitu konsep masalah dasar yang sangat penting dan bernilai dalam kehidupan manusia (misalnya adat istiadat, kesenian, kepercayaan, upacara adat)
  • Nilai estetika, yaitu nilai yang berkaitan dengan seni, keindahan dalam karya sastra (tentang bahasa, alur, tema)