Sistem Zonasi Perlu Perhatikan Sekolah Terpencil

Sistem Zonasi Perlu Perhatikan Sekolah Terpencil

Sistem Zonasi Perlu Perhatikan Sekolah Terpencil

Sistem Zonasi Perlu Perhatikan Sekolah Terpencil
Sistem Zonasi Perlu Perhatikan Sekolah Terpencil

 

 

Pemerintah daerah telah bersiap

melaksanakan sistem zonasi (penzonaan) tahun depan.

Namun, pemerintah pusat diminta memperhatikan sekolah di wilayah yang sulit diakses. Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat (Sumbar) Rasoki Lubis mengatakan, Sumbar sudah bersiap untuk implementasi penzonaan tahun depan.

Penzonaan ini penting untuk menghilangkan adanya sekolah-sekolah favorit, sehingga penzonaan membutuhkan kepedulian semua pihak terutama pemda untuk menyukseskan pemerataan pendidikan. “Kita ingin semua sekolah ini bergandengan maju dan bergerak bersama untuk meningkatkan mutu,” katanya ketika ditemui di Padang, Sumbar, kemarin.

Rasoki menjelaskan, penzonaan

juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas guru, sebab dengan penzonaan maka guru bisa mengajar atau melakukan kegiatan di sekolah lain tanpa dibatasi jenjang sekolah.

Menurut dia, untuk pelaksanaannya di sekolah tidak akan sulit asalkan ada dukungan positif dari pemerintah daerah. Jika pemerintah daerah instruksikan untuk melaksanakan, lanjut dia, maka sekolah akan langsung laksanakan.

Menurut Rasoki, pemerintah

pusat harus memperhatikan adanya hambatan implementasi penzonaan di daerah sulit, seperti sulitnya akses dan terbatasnya sekolah di Kepulauan Mentawai.

Dia mengungkapkan, karakteristik wilayah di Mentawai itu berpulau-pulau sehingga dalam satu pulau hanya ada satu SMP, lalu SMA-nya terletak di kepulauan lain. Dia menjelaskan, di Mentawai ada 163 sekolah yang terdiri atas 117 sekolah SD, 30 SMP, 13 SMA, dan 3 jenjang SMK.

Jalan satu-satunya agar siswa tidak kesulitan bersekolah ataupun melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi ialah dengan membangun sekolah berasrama atau sekolah satu atap. Rasoki mengungkapkan, semangat anak-anak di Mentawai untuk sekolah itu luar biasa.

Bahkan, ada anak yang rumahnya jauh dari sekolah membangun gubuk-gubukan kecil dekat sekolah dari kayu dan bahan yang ada di sekitar perkebunan. Mereka tidur digubuk itu agar bisa sekolah dan pulang sekali seminggu ke rumahnya.

 

Sumber :

http://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/penjelasan-fungsi-kulit/