Inilah Penyebab Nelayan Hidup Dalam Kemiskinan

Inilah Penyebab Nelayan Hidup Dalam Kemiskinan

Inilah Penyebab Nelayan Hidup Dalam Kemiskinan

Inilah Penyebab Nelayan Hidup Dalam Kemiskinan
Inilah Penyebab Nelayan Hidup Dalam Kemiskinan

BANDUNG- Pada Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat

, Kamis (14/1), Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), H. Deddy Mizwar mengungkapkan beberapa aspek yang menyebabkan nelayan atau masyarakat pinggiran pantai hidup dalam kemiskinan.

“Masalah kemiskinan nelayan merupakan masalah yang bersifat multidimensi, sehingga untuk menyelesaikannya diperlukan solusi yang menyeluruh agar akar masalah yang menjadi penyebab kemiskinan nelayan dapat diketahui dan dituntaskan,” kata Wagub Jabar, Deddy Mizwar pada Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (14/1).

Menurut Wagub, terdapat beberapa aspek yang

menyebabkan nelayan atau masyarakat pinggiran pantai didera oleh kemiskinan, diantaranya adalah menangkap ikan dengan mengandalkan musim yang terkadang tidak menentu.

Aspek lainnya adalah rendahnya tingkat pendidikan nelayan, keterbatasan peralatan yang digunakan sehingga berpengaruh pada cara dalam menangkap ikan, serta keterbatasan dalam pemahaman teknologi yang menjadikan kualitas dan kuantitas tangkapan tidak mengalami perbaikan.

Kondisi lain yang memperburuk tingkat kesejahteraan nelayan adalah pola hidup konsumtif, dimana pada saat penghasilan banyak tidak ditabung untuk persiapan paceklik, melainkan dijadikan kesempatan untuk membeli kebutuhan sekunder, sehingga pada saat musim paceklik timbul berbagai permasalahan, termasuk jatuh kepada lintah darat yang justru semakin memperberat kondisi ekonomi nelayan.

Faktor lainnya adalah kurang efektifnya pemasaran hasil

tangkapan dari nelayan, karena tidak semua daerah pesisir memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Hal tersebut membuat para nelayan terpaksa menjual hasil tangkapan mereka kepada tengkulak dengan harga di bawah harga pasar.

“Oleh karena itu, kesejahteraan nelayan perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota serta seluruh pemangku kepentingan. Perlu sinergitas melalui berbagai kemudahan agar nelayan dapat mengembangkan usahanya, sehingga pada akhirnya akan memberikan kesejahteraan bagi nelayan dan keluarganya,” katanya.

Dengan dibentuknya Perda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, kata Wagub, diharapkan, nelayan akan dimudahkan, baik alam mengakses pendidikan, kesehatan, keselamatan, permodalan, perijinan dan hak-hak dasar lainnya.

 

Baca Juga :