Anak Kerja di Sektor Industri

Anak Kerja di Sektor Industri

Anak Kerja di Sektor Industri

Anak Kerja di Sektor Industri
Anak Kerja di Sektor Industri

Kerja di Pabrik

Banyak pabrik olahan kayu dan jenis pabrik lainya yang ada di satu kawasan pemukiman penduduk menjadi angin segar bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan keseharian, potensi tenaga kerja baik itu orang tua ibu rumah tangga dan anak juga tidak menutup kemungkinan dipekerjakan pada sebuah sektor industri.
Namun kenyataan yang kurang berpihak kadang kala Perusahaan-perusahaan seperti itu banyak yang memberikan upah yang tidak sesuai dengan upah umum kepada anak pekerja bila dibandingkan dengan tenaga kerja laki-lakinya. Barron dan Norris mengatakan bahwa :

Laki-laki umumnya menempati jenis-jenis pekerjaan yang lebih stabil

berupah lebih tinggi, berkemungkinan naik jenjang dan dikategorikan sebagai pekerja “terampil”. Sebaliknya, anak dan perempuan umumnya menempati jeni-sjenis pekerjaan yang kurang stabil, berupah lebih rendah, tanpa kemungkinan untuk naik jenjang dan dikategorikan sebagai pekerja”tak terampil”.[12]
Disini peneliti dapat memaknai mengenai upah yang diterima anak pekerja lebih rendah dari pada pekerja laki-laki dewasa dengan keterampilan tertentu karena keterampilan pekerja anak dianggap rendah artinya belum menunjukan tingkat kerja yang maksimal. Keterampilan disini dapat dikaitkan dengan pendidikan ataupun latihan-latihan yang pernah diikutinya. Dan pada kenyataannya, memang pekerja pabrik umumnya anak yang berpendidikan rendah.

 Kerja borongan 

Kerja borongan merupakan kerja upahan yang dilakukan oleh anak atas dasar satuan kerja yang dilakukan. Pekerjaan ini bisa merupakan pesanan seorang pemikul kayu, pedagang perantara yang kemudian melemparkan hasil produksinya langsung ke kota-kota atau konsumen, dan bisa juga menjualnya ke perusahaan. pemikul kayu atau pedagang perantara sebagian memborongkan di rumah-rumah dan sebagian lagi memborongkan di rumahnya sendiri. Atau sebuah perusahaan mempunyai hubungan langsung dengan pekerja borongan di rumah. Jadi sebagian barang produksinya dikerjakan di rumah-rumah dan sebagiannya lagi dikerjakan di dalam pabrik.

Jenis-jenis industri yang sering diborongkan ialah

kayu olahan, tekstil, sepatu, jenis-jenis makanan dan minuman tertentu, obat nyamuk, kaleng, lampu semprong dan pengepakan. Disini dapat disimpulkan, seorang anak yang menjadi pekerja borongan, selain dapat mengerjakan pekerjaan borongannya yang nantinya dapat menghasilkan uang, juga dapat melakukan tugas utamanya seorang anak yaitu membantu kedua orang tuanya dirumah