Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia di Dunia Merosot

Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia di Dunia Merosot – Kualitas edukasi perguruan tinggi di Indonesia merasakan penurunan di mata dunia. Hal ini tampak dengan merosotnya rangking sejumlah perguruan tinggi Indonesia dalam pemeringkatan global yang dilaksanakan Quacquarelli Symonds (QS), baru-baru ini.

QS University Ranking ini adalahacuan sah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI guna mengukur kualitas kelembagaan perguruan tinggi Indonesia ke tingkat dunia.

Pemeringkatan QS World University Rangkings 2019 dilaksanakan terhadap nyaris 1.000 universitas terbaik di 84 negara di dunia. Hasilnya, peringkat universitas terbaik di Indonesia ditempati oleh Universitas Indonesia (UI), disusul Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Di dunia, UI menduduki peringkat ke-292, merosot dari tahun sebelumnya yang sedang di peringkat ke-277. Di kelompok universitas-universitas di Asia, peringkat UI sedang di urutan ke-54.

Sedangkan, andai diurutkan dari universitas terbaik se-Asia Tenggara, peringkat UI sedang di posisi ke-9. Tertinggal dari dua universitas terbaik di Singapura, lima universitas terbaik di Malaysia dan satu universitas terbaik di Thailand.

Dua universitas terbaik di Singapura tersebut yakni National University of Singapore dan Nanyang Technological University bahkan menduduki peringkat ke-11 dan 12 di dunia. Sedangkan, lima universitas terbaik di Malaysia sedang di 250 besar dengan peringkat tertinggi di 87 dunia oleh Universiti Malaya.

Secara keseluruhan, UI sukses mengumpulkan skor 34,8 dari 100. Angka tersebut didapat menurut hasil dari reputasi akademik, reputasi alumni, mahasiswa, predikat fakultas, rasio fakultas internasional, dan rasio mahasiswa internasional.

ITB menduduki peringkat ke-359. Peringkat ini menurun 28 posisi dari tahun sebelumnya yang berada di lokasi ke-331. Rangking ITB di Asia berada di lokasi ke-65 dan di Asia Tenggara di lokasi ke 11. Sementara, UGM sedang di urutan ke 391. Meningkat dari tahun sebelumnya yang sedang di kisaran 401-410. Peringkat UGM di Asia sedang di nomor 85 dan di Asia Tenggara di posisi ke-14.

Perguruan tinggi lainnya, belum dapat unjuk gigi di 500 besar dunia. Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran bercokol di peringkat 700-an ke bawah.

Dari pemeringkatan tersebut, peringkat kesatu universitas terbaik dunia diduduki Massachussets Institute of Technology (MIT) AS, dibuntuti kemudian Stanford University (AS), Harvard University (AS), California Institute of Technology (AS), dan University of Oxford (Inggris) di lima besar.

Baca di bahasainggris.co.id/

Ponsel Lipat Galaxy F Disebut Muncul Awal November

Ponsel Lipat Galaxy F Disebut Muncul Awal November – Ponsel lipat Samsung Galaxy F informasinya akan diberitahukan pada 7 November mendatang di acara konferensi developer Samsung di San Fransisco, Amerika Serikat. Sebelumnya kabar soal meluncurnya ponsel ini memang sudah santer terdengar.

Bukti lain bila Samsung memang akan mengenalkan ponsel lipat ialah menurut laporan dari The Wall Street Journal. Media ini menyebut bila Samsung tengah mengerjakan pembicaraan dengan YouTube dan Netflix untuk menciptakan konten yang sesuai ditaruh pada layar perlengkapan yang bisa dilipat.

Di samping itu, Galaxy F ini juga diadukan mempunyai model dengan nomor SM-F900U. Laporan tersebut juga menyinggung bahwa perangat baru ini tengah diuji dengan firmware F900USQU0ARJ5. Samsung pun kabarnya telah berkolaborasi dengan Google untuk menciptakan tampilan Android dengan antarmuka eksklusif untuk perlengkapan yang dapat dilipat.

Banyak yang memperkirakan bahwa perlengkapan ini akan memakai layar Super AMOLED. Layar dibagian luar dapat digunakan layaknya ponsel biasa ketika dilipat. Ketika lipatan dibuka, maka perangkat dapat dijadikan laksana tablet.

GizmoChina menuliskan bahwa perlengkapan besutan perusahaan Korea ini mempunyai kapasitas baterai 3.000mAh dengan ukuran layar utama sebesar 7,29 inci dalam mode tablet, dan guna ukuran layar sekunder sebesar 4,58 inci.

Galaxy F telah menjadi bahan percakapan masyarakat semenjak beredarnya video berupa ponsel lipat yang diluncurkan oleh Samsung pada 2013. Namun Samsung terus mengundur peluncuran ponsel lipat ini walau telah berulang kali sempat memamerkan konsep ponsel tersebut. Setelah sekian lama tak terdengar, kesudahannya perusahaan asal Korea ini pulang meniupkan isu perlengkapan lipat tersebut pada Juli lalu.

Samsung Galaxy F barangkali bukan ponsel lipat kesatu. Sebab sebelumnya startup China Royole sempat telah mengenalkan ponsel Flexpai dengan layar lipat. Ada bisa jadi perangkat ini akan dikenalkan pada MWC 2019 dengan banderol harga yang lumayan tinggi. Perangkat ini diduga akan dipasarkan untuk pasar Eropa dan Asia.

Baca di sekolahan.co.id/

PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA
PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

 

Dinamika Aktualisasi Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pancasila yang dijadikan pijakan paling dasar, sekaligus menjadi identitas kebangsaan Indonesia selama ini, sepertinya menjadi konsep yang makin hilang dari ingatan publik. Dalam konteks bernegara, masyarakat menilai pemerintah belum mampu mengaktualisasi Pancasila dalam setiap kebijakan yang dibuatnya.

Ideologisasi yang dilakukan secara represif di tatar pendidikan mengarah pada pengultusan Pancasila sebagai simbol keramat. Ini dilakukan melalui langkah seperti pembacaan teks Pancasila di setiap upacara di setiap sekolah dari sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas, indoktrinasi melalui Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), hingga pendidikan kewiraan di tingkat perguruan tinggi.

Kita sering mengalami kebingungan untuk menjabarkan serta mewujudkannya secara sistematis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Adalah dengan mengadakan reinterpretasi dan rekonstruksi. Baik terhadap substansi masing-masing sila maupun terhadap keterkaitan antara satu sila dengan sila yang lainnya. Hal ini perlu dilakukan  untuk memprjelas substansi etika dan moral budaya bangsa dalam berpolitik, mengatur perekonomian, hubungan-hubungan sosial, dan berbagai lapangan perjuangan. Bahkan belakangan ini, banyak kalangan, khususnya para tokoh bangsa, membincangkan kembali relevansi Pancasila dengan kondisi bangsa saat ini..

Bertitik tolak dari visi bahwa pada dasarnya pancasila merupakan kontrak politik dan atau konsensus nasional di antara para pendiri negara yang secara simbolik mempresentasikan kemajmukan seluruh rakyat Indonesia dalam proses pembentukan sebuah negaranasional di indonesia yang didalamnya memuat norma-norma dasar (grundnorm) tentang kemerdekaan, tujuan negara, pernyataan kemerdekaan hubungan antara unsur-unsur negara, khususnya hubungan antara pemerintah dan rakyat yang diikat oleh lima butir dasar negara.

Sesuai dengan asas negara hukum, norma dasar ini harus dijabarkan secara konsisten dan koheren ke dalam konstitusi, ditindaklanjuti dalam UU serta kebijakan pemerintah yang dilaksanakan oleh seluruh aparatur negara dibawah pimpinan presiden.

Sesuai dengan asas kedaulatan rakyat, penindaklanjutan dan pelaksanaannya, maka seluruh rakyat Indonesia berhak untuk ikut serta di dengar suara, aspirasi dan kepentingannya. Dalam hal ini rakyat tidak hanya diperlakukan sebagai sekedar obyek dalam kehidupan bernegara.

Sesuai dengan titik tolak diatas, dapat disimpulkan bahwa kita dapat mengaktualisasikan pancasila secara kelembagaan dan secara operasional dalam struktur dan proses kehidupan berbangsa dan bernegara dengan langkah sebagai berikut :

Pertama, perlu kita sadari bahwa masing-masing dari lima sila ini tidak berada dalam satu kategori yang sama. Dalam terminologi instrumen HAM dewasa ini, substansi yang terkandung dalam Sila Pertama adalah disifatkan sebagai non derogeble right (hak asasi yang tidak dapat dikurangi kapanpun, oleh siapapun dan dalam keadaan apapun). Dalam hal ini Negara bukan saja tidak dapat mencampuri hak atas kebebasan beragama, namun juga harus melindungi setiap rakyatnya, apapun agama dan kepercayaan yang dianutnya, tanpa adanya diskriminasi apapun juga.

Makna yang terkandung dalamm sila ini antara lain adalah :

  1. Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  1. Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
  2. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
  3. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaannya kepada orang lain.

Kedua, kemanusiaan yang adil dan beradap dapat dimaknai sebagai pengakuan, perlindungan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia yang menurut piagam PBB diartikan sebagai common standards of achievements all peoples and all nations, sebagai tolok ukur kinerja bersama (yang harus diwujudkan ) oleh seluruh manusia dan seluruh bangsa-bangsa. Sehingga selain harus memahami instrumen hukum nasional HAM, seluruh rakyat harus pro aktif dalam menikdaklanjutinya sesuai dengan bidangnya masing-masing.. Karena pelaksanaannya pada dasarnya tidak akan menemui banyak kesulitan dalam penegakannya. Apalagi sejak tahun 1993 telah dibentuk komisi nasional HAM.

Makna yang terkandung dalamm sila ini antara lain adalah :

  1. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
  2. Saling mencintai sesama manusia.
  3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  4. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
  5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat Dunia Internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

 

Sumber : https://www.ayoksinau.com/

Permainan Petak Umpet dan Perkembangan Kemandirian Pada Diri Anak

Permainan Petak Umpet dan Perkembangan Kemandirian Pada Diri Anak

Dari sudut pandang anak, bermain tersebut penting. Sama pentingnya dengan bekerja menggali nafkah, atau mengurus lokasi tinggal tangga dari sudut pandang orang tua. Jadi, permainan-permainan ini pun berperan urgen dalam menyusun mental dan jati diri anak. Termasuk petak umpet.

Menumbuhkan keberanian dan kemandirian

Apabila diperhatikan, semakin besar, semakin berani pula anak berlama-lama sembunyi di dalam maupun di luar rumah. Padahal sebelumnya terbit kamar untuk memungut minum di kulkas saja merengek mohon ditemani sebab takut ketemu monster.

Diduga di antara efek dari permainan ini menciptakan anak semakin berdikari dan menambah minat eksplorasi. Mandiri untuk memungut keputusan, ada tidak sedikit tempat guna sembunyi di lokasi rumah, di dalam maupun di halaman.

Anak mesti menilai dengan cepat, sebab waktu terbatas, seringkali maksimum 30 detik. Keberanian pun terbentuk sebab anak inginkan tidak inginkan harus tidak terlihat, persembunyian kian sempurna bila lokasinya semakin sempit dan semakin gelap.

Dalam jangka masa-masa tertentu, dapat sampai separuh jam seperti permasalahan saya ketiduran di atas, anak sendirian di lokasi persembunyian, berjuang untuk tidak bergerak dan bersuara agar semakin sulit ditemukan.

Penelitian mengenai petak umpet

Rupanya Shirah Vollmer, profesor psikiatri dari University of California pun setuju dengan sangkaan saya. Menurutnya, anak sangat menyenangi permainan Petak-umpet sebab tiga hal.

Pertama anak hendak bersembunyi mendorong anak guna lebih otonom, mereka hendak mengeksplorasi lingkungan di  pelajaran.id/ sekitarnya dan hendak membuktikan bahwa mereka dapat melakukannya sendiri.

Kedua saat sudah bersembunyi mereka hendak dicari, hendak ditemukan. Ada perasaan menegangkan, menguji adrenalin saat lawan bermain mulai mencari-cari dimana dirinya sembunyi. Perasaan senang lantas muncul saat ditemukan.

Ketiga anak lantas belajar bahwa interaksi sosial dapat terputus, saat salah satu orang yang disayangi hilang atau terpisah. Namun kondisi itu melulu sementara, sebab pada kesudahannya yang ditelusuri dan yang mencari dapat bertemu kembali.

Dalam permainan petak-umpet, kondisi terpisah (separation) dan pertemuan (reunification) ini terjadi berulang-ulang mengajarkan anak bahwa sebuah saat dapat berpisah dengan orang terdekatnya, tetapi hal ini tidak guna selamanya. Karena pada saatnya bakal bertemu kembali.

Hal positif dalam Ciluk-Ba…

Satu urusan yang dirasakan ialah ketika anak dengan cepat dapat beradaptasi saat berangkat sekolah tidak mesti diantar hingga ke depan kelas, atau inginkan ikut bus jemputan sekolah tanpa mesti ditakut-takuti ini-itu, meski tadinya merengek bila diantar mesti hingga depan kelas.

Pada bayi, hingga dengan umur 18 bulan, permainan petak-umpet ini disebut permainan ciluk-ba. Berdasarkan keterangan dari Prof. Vollmer permainan ini pun mempunyai efek positif sama.

Otak bayi bertolak belakang dengan benak anak-anak. Bayi memproses informasi secara temporer. Semua urusan yang tidak dia lihat , dia dengar, atau dia rasakan akan dirasakan tidak ada, hilang. Bayi memandang sesuatu tersebut ada melulu ketika dia lihat.

Begitu pula dalam permainan ciluk-ba. Wajah Ibu yang tiba-tiba tertutup dipersepsikan bayi bahwa Ibu hilang, tidak terdapat lagi disitu (separation). Beberapa detik lantas “Baaa..” wajah Ibu hadir kembali (reunification).

Ketika permainan ini tidak jarang dilakukan. Bayi bakal terbiasa bahwa tidak setiap ketika ayah atau bunya terdapat di depannya. Kalau tidak ada hal lain yang memprovokasi (misalnya lapar, buang air, atau merasa sakit), bisa jadi bayi menangis bakal menurun saat ditinggal (Ciluuk..) orangtuanya sebentar.

Sebaliknya bayi bakal merasa aman, bahwa tidak lama lagi orangtuanya akan hadir lagi. Baaa…

Pembelajaran Micro Teaching

Pembelajaran Micro Teaching

Pembelajaran Micro Teaching
Pembelajaran Micro Teaching

Guru (tenaga pendidik) yang efektif adalah mereka yang berhasil membawa peserta didik mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam pendidikan. Keberhasilan pembelajaran yang efektif memuat dua tolok ukur yakni tercapainya tujuan dan hasil pembelajaran. Untuk mencapai tingkat efektifitas pembelajaran, Gadik harus menguasai berbagai ketrampilan dasar pembelajaran yang meliputi ketrampilan membuka dan menutup proses pembelajaran, ketrampilan menjelaskan, ketrampilan bertanya, ketrampilan menggunakan variasi, ketrampilan memberi penguatan, ketrampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan, ketrampilan mengelola kelas dan ketrampilan membimbing diskusi kecil.

Untuk dapat menguasai berbagai ketrampilan dasar pengajaran dan pembelajaran tersebut maka Gadik perlu berlatih satu demi satu ketrampilan tersebut agar mendalami makna dan strategi penggu-naannya

pada proses pembelajaran. Ketrampilan dasar mengajar dapat diperoleh melalui pembelajaran mikro atau micro teaching. Oleh karena itu pembelajaran mikro  sangat diperlukan dalam bentuk peer teaching dengan harapan agar para gadik dapat sekaligus menjadi observer temannya sesama gadik, dengan harapan masing-masing gadik dapat saling memberikan koreksi dan masukan untuk memperbaiki kekurangan penguasaan ketram-pilan dasar dalam mengajar.


Pengajaran mikro telah dipraktikkan secara meluas dalam  latihan keguruan di seluruh dunia sejak diperkenalkan di Stanford University oleh Dwight W. Allen, Robert Bush dan Kim Romney pada tahun 1950-an. Untuk dapat memahami micro teaching atau pembelajaran mikro bagi calon gadik, dikemukakan beberapa asumsi dasar yaitu:

  1. Pada umumnya guru tidak dilahirkan tetapi dibentuk terlebih dahulu.
  2. Keberhasilan seseorang menguasai hal-hal yang lebih kompleks ditentukan oleh keberhasilannya menguasai hal-hal yang lebih sederhana sifatnya. Dengan terlebih dahulu menguasai berbagai ketrampilan dasar mengajar, maka akan dapat dilaksanakan kegiatan mengajar secara keseluruhan yang bersifat kompleks.
  3. Dengan menyederhanakan situasi latihan maka perhatian dapat dilakukan sepenuhnya kepada pembinaan ketrampilan tertentu yang merupakan komponen kegiatan mengajar.
  4. Dalam latihan-latihan yang sangat terbatas, calon guru lebih mudah mengontrol tingkah lakunya jika dibandingkan dengan mengajar secara global yang bersifat kompleks.
  5. Dengan penyederhanaan situasi latihan, diharapkan akan memudahkan observasi yang lebih sistematis, obyektif serta pencatatan yang lebih teliti. Hasil dari observasi ini diharapkan dapat digunakan sebagi balikan calon guru tentang kekurangan yang dilakukan dan segera diketahui yang selanjutnya akan diperbaiki pada kesempatan latihan berikutnya.

Merujuk pada beberapa asumsi dasar pengajaran mikro dapat dikemukakan beberapa pengertian pengajaran mikro sebagai berikut:

  1. Pengajaran mikro dirumuskan sebagai pengajaran dalam skala kecil atau mikro yang dirancang untuk mengembangkan ketrampilan baru dan memperbaiki ketrampilan yang lama.
  2. Pengajaran mikro adalah meto-de latihan yang dirancang sedemikian rupa dengan jalan mengisolasi bagian-bagian komponen dari proses pengajaran sehingga calon gadik dapat menguasai ketrampilan satu per satu dalam situasi mengajar yang disederhanakan.
  3. Micro teaching is effective method of learning to teach, oleh sebab itu micro teaching sama dengan teaching to teach dan atau learning to teach.
  4. Mengikut Micheel J Wallace pengajaran mikro merupakan pengajaran yang disederhana-kan. Situasi pengajaran telah dikurangi lingkupnya, tugas guru dipermudah, mata pelajaran dipendekkan dan jumlah peserta didik dikecilkan.

Berpijak pada asumsi dasar dan pengertian pengajaran mikro tersebut, maka dapat disampaikan beberapa ciri pengajaran mikro:

  1. Mikro dalam pengajaran mikro berarti pada skala kecil. Skala kecil berkaitan dengan ruang lingkup materi pelajaran, waktu, siswanya dan ketrampilannya.
  2. Mikro dalam pengajaran dimak-nai sebagai bagian dari ketram-pilan mengajar yang kompleks akan dipelajari lebih mendal

am dan teliti bagian demi bagian.

  1. Pengajaran mikro adalah pengajaran yang sebenarnya. Calon gadik harus membuat persiapan pembelajaran, rencana pem-belajaran, melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat, mengelola kelas dan menyiapkan perangkat pembelajaran lainnya yang dapat mendukung proses belajar dan mengajar (PBM).
  2. Pengajaran mikro pada hakekatnya adalah belajar yang sebenarnya. Ditinjau dari praktikan, calon gadik akan belajar bagaimana melakukan pembelajaran sedangkan teman yang jadi siswa akan dapat merasakan bagaimana gaya mengajar temannya dirasakan tepat dan tidaknya strategi pembelajaran yang dibuat.
  3. Pengajaran mikro bukanlah simulasi. Dalam situasi menga-jar teman sejawat, mereka tidak diperlakukan sebagaimana siswa didik akan tetapi mereka tetap menjadi teman yang sebenarnya dengan kedudukan sebagai siswa. Hal ini untuk menghindari perilaku teman sejawat yang dibuat-buat yang mengakibatkan tidak terkondisikan proses pembelajaran antar teman sejawat.
  4. Pengajaran diharapkan dapat direkam sehingga hasil rekaman tersebut dapat dijadikan bahan diskusi antar teman untuk dikoreksi dan diberikan masukan guna perbaikan atas kekurangan praktikan gadik.

Pengajaran mikro bertujuan membekali gadik beberapa ketrampilan dasar mengajar dan pembelajaran. Bagi calon gadik metode ini akan memberi pengalaman mengajar yang nyata dan latihan sejumlah ketrampilan dasar mengajar secara terpisah. Sedangkan bagi calon gadik dapat mengembangkan ketrampilan dasar mengajarnya sebelum mereka melaksanakan tugas sebagai gadik. Memberikan kemungkinan calon gadik untuk mendapatkan bermacam ketrampilan dasar mengajar serta memahami kapan dan bagaimana menerapkan dalam program pembelajaran.

Bagi supervisor calon gadik, metode ini akan memberikan penyegaran dalam program pendidikan. Gadik mendapatkan pengalaman mengajar pada calon gadik yang bersifat individual demi perkembangan profesi.


Pengertian kewirausahaan Menurut Para Ahli

Pengertian kewirausahaan Menurut Para Ahli

Pengertian kewirausahaan Menurut Para Ahli
Pengertian kewirausahaan Menurut Para Ahli

Wirausaha dan kewirausahaan

  1. Pengertian kewirausahaan
  2. Pengertian harafiah / bahasa

Kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha diberi awalan ke dan akhiran an. Wirausaha dari kata wira artinya perwira/pahlawan dan usaha artinya daya upaya.

  1. Pengertian kewirausahaan menurut pendapat :

Ø  ZIMMERER

Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatifitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.

Ø  SAVARY

Kewirausahaan adalah orang yang membeli barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum mengetahui guna ekonomisnya akan dijual.

Ø  ROBIN

Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang /kesempatan untuk memenuhi kebutuhan/keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan.

Ø  A.PEKERTI

Kewirausahaan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mendirikan, mengelola, mengembangkan perusahaan miliknya sendiri.

Ø  INPRES NO.4 TAHUN 1995 tentang GNMMK ( Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan )

Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari menciptakan, menerapkan cara kerja dan tehnologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberi pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar.

  1. Pengertian wirausaha
  2. AHLI EKONOMI/EKONOM

Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang mengorganisasi factor – factor produksi yaitu alam, tenaga kerja, modal dan keahlian.

  1. PSIKOLOGI / AHLI  KEJIWAAN

Wirausaha adalah seseorang yang memiliki dorongan kekuatan untuk memperoleh suatu tujuan, suka mengadakan eksperimen untuk menampilkan kebebasan dirinya , diluar kekuasaan orang lain.

  1. BUSINESMEN

Wirausaha adalah ancaman pesaing baru dapat seorang partner,pemasok,konsumen atau seseorang yang diajak kerjasama.

  1. GEDE PARMA

Wirausaha adalah orang yang berani memaksakan diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.

  1. J.A SCHUMPETER

Wirausaha adalah seorang inovator sebagai individu yang mempunyai naluri untuk melibatkan materi sedemikian rupa dan kemudian terbukti benar mempunyai semangat /kemampuan dan pemikiran untuk menaklukan cara berpikir lamban dan malas.

  1. Tujuan kewirausahaan
  2. Menumbuhkembangkan jumlah wirausaha yang berkwalitas
  3. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman kewirausahaan yang tangguh
  4. Meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan di masyarakat.
  5. Sasaran kewirausahaan
  6. Instansi pemerintah
  7. Pelaku ekonomi
  8. Generasi muda
  9. Asas kewirausahaan
  10. Kemampuan bekerja secara tekun,teliti dan produktif
  11. Kemampuan berkarya dengan mandiri
  12. Menciptakan etika bisnis yang sehat
  13. Memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistemmatis, termasuk keberanian mengambil resiko
  14. Manfaat kewirausahaan
  15. Mengurangi pengangguran
  16. Sebagai generator pembangunan
  17. Sebagai suri tauladan di masyarakat
  18. Mendidik masyarkat hidup yang hemat dan efisien.
  19. Proses kewirausahaan

Sikap dan perilaku wirausahawan

  1. Sikap wirausahawan
  2. Mampu berpikir dan bertindak kreatif dan innovatif
  3. Mampu bekerja tekun,teliti dan produktif
  4. Mampu berkarya berdasarkan etika bisnis yang sehat
  5. Mampu berkarya dengan semangat kemandirian
  6. Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang sistematis dan berani mengambil resiko.
  7. Perilaku wirausahawan
  8. Memiliki rasa percaya diri
  9. Berorientasi pada tugas dan hasil
  10. Pengambil resiko
  11. Kepemimpinan
  12. Keorisinilan
  13. Berorientasi pada masa depan
  14. Ketrampilan yang harus dipunyai wirausahawan
  15. Ketrampilan dasar meliputi:
  • Memiliki mental dan spiritual yang tinggi
  • Memiliki kepribadian unggul
  • Pandai berinisiatif
  • Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha
  1. Ketrampilan khusus meliputi :
  • Ketrampilan konsep ( conceptual skill ) yaitu ketrampilan untuk melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasar konsep yang dibuatnya.
  • Ketrampilan tehnik ( technical skill ) yaitu ketrampilan melakukan tehnik tertentu dalam mengelola usahanya.
  • Human skill yaitu ketrampilan bekerjasama dengan orang lain, bawahannya dan sesama wirausahawan
  1. Karakteristik wirausahawan

Karakteristik wirausahawan adalah sifat atau tingkah laku yang khas dari wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain.

Karakteristik yang perlu dimiliki wirausahawan yaitu:

  1. Kerja keras dan disiplin
  2. Mandiri dan realistis
  3. Komitmen tinggi
  4. Kreatif dan Inovatif
  5. Jujur
  6. Memiliki jiwa kepemimpinan
  7. Berpikir kedepan / prespektif

Karakteristik wirausahawan menurut pendapat :

  1. By Grave

Dikenal dengan 10 D yaitu :

  1. Dream yaitu mempunyai visi keinginan di masa depan dan mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya.
  2. Decisivenees yaitu orang yang bekerja cepat dan selalu memperhitungkan apa yang akan dilakukan.
  3. Doers yaitu seorang wirausahawan dalam membuat keputusan akan langsung ditindaklanjuti.
  4. Determination yaitu melakukan kegiatan dengan penuh perhatian.
  5. Dedication yaitu mencurahkan perhatian pada bisnisnya.
  6. Devotion yaitu mencintai pekerjaan bisnis dan hasil produksi.
  7. Detail yaitu memperhatikan factor yang terkecil secara rinci
  8. Destiny yaitu bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapai.
  9. Dollars yaitu tidak mengutamakan mencapai kekayaan, motivasinya bukan uang karena uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan.
  10. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang – orang kepercayaannya.
  11. Fadel Muhammad
  12. Kepemimpinan
  13. Inovasi
  14. Cara pengambilan keputusan
  15. Sikap tanggung jawab terhadap perubahan
  16. Bekerja ekonomis dan efisien
  17. Visi masa depan
  18. Sikap terhadap resiko
  19. Drs Wasty Soemanto,M.pd
  20. Memiliki moral yang tinggi
  21. Sikap mental wiraswasta
  22. Kepekaan terhadap arti lingkungan
  23. Ketrampilan wiraswasta
  24. Mc. Celland
  25. Keinginan untuk berprestasi
  26. Keinginan untuk bertanggung jawab
  27. Preferensi kepada resiko – resiko menengah
  28. Persepsi kepada kemungkinan hasil
  29. Rangsangan oleh umpan balik
  30. Aktifitas energik
  31. Orientasi ke masa depan
  32. Ketrampilan dalam pengorganisasian
  33. Sikap tentang uang
  34. Keberhasilan dan kegagalan wirausaha.
  35. Keberhasilan wirausaha

* Dari sisi pengusaha meliputi :

  1. Jujur : Jujur terhadap diri sendiri,orang lain dan tujuan yang akan dicapai
  2. Disiplin dan berani :

~          Karena bakat , pengalaman dan pengetahuan

~          Karena keyakinan dan fasilitas

  1. Menguasi bidang usaha yang digeluti
  2. Dapat melaksanakan prinsip management dengan baik

*  Dari sisi produk

  1. Memiliki keunggulan yang berarti bagi konsumen, apakah dari segi harga,kualitas produk, prestise, manfaat dsb.
  2. Didukung oleh promosi yang efektif kepada public
  1. Kegagalan wirausaha :
  1. Tidak ada perencanaan yang matang
  2. Bakat yang tidak cocok
  3. Kurang pengalaman
  4. Tidak punya semangat berwirausaha
  5. Kurang modal
  6. Lemahnya pemasaran
  7. Tidak punya etos kerja yang tinggi
  8. Lokasi yang kurang strategis

Sumber : https://www.gurupendidikan.co.id/

Ini Dia Informasi-Informasi Seputar Hari Aksara Internasional!

Ini Dia Informasi-Informasi Seputar Hari Aksara Internasional!

Ini Dia Informasi-Informasi Seputar Hari Aksara Internasional!

Dengan pembahasan ini, menghendaki kamu seluruh mampu lebih memaknai pentingnya membaca dan menulis didalam kehidupan sehari-hari. Mau mengetahui apa saja pembahasannya? Yuk, langsung saja disimak informasinya!

Ini Dia Informasi-Informasi Seputar Hari Aksara Internasional!

1. Hari Aksara Internasional Ada Lantaran Keprihatinan Kurangnya Kesadaran Keberaksaraan
Penetapan Hari Aksara Internasional merupakan buah dari keprihatinan UNESCO pada suasana keberaksaraan penduduk dunia. Ditetapkan pada tahun 1966, hari besar ini bertujuan untuk mobilisasi penduduk dunia bakal pentingnya keberaksaraan.

Atas tujuannya itu, UNESCO lantas senantiasa memicu bervariasi kegiatan di beraneka belahan dunia untuk tingkatkan minat baca penduduk dunia. Menyongsong era digital selagi ini, UNESCO juga menggiatkan literasi digital.

Tujuan utama UNESCO juga menggiatkan literasi digital lantaran banyaknya informasi yang tidak benar tersebar lewat internet. Salah satu berarti ialah banyaknya hoaks yang menyebar di sarana sosial. Oleh sebab itu, UNESCO menyasar dunia digital agar penduduk dunia tidak terperangkap oleh beraneka informasi yang salah alias hoaks.

2. Buta Huruf Merupakan Dampak dari Kemiskinan
Buta huruf merupakan kasus dunia yang tetap jadi fokus utama UNESCO. Sebab, buta huruf memicu suatu negara susah berkembang. Asal kamu mengetahui nih Quipperian, salah satu penyebab mengapa banyak negara tetap dirundung kasus buta huruf lantaran suasana kemiskinan di negaranya.

Kemiskinan dan buta huruf adalah dua hal yang susah dipisahkan. Sebab, kemiskinan memicu orang susah untuk mengakses informasi yang notabenenya berada di lingkup lingkungan instansi pendidikan.

Kemiskinan memicu banyak orang putus sekolah yang selanjutnya berakibat pada kurangnya kesadaran pentingnya berliterasi. Apalagi, bagi si miskin, dibandingkan wajib mengejar edukasi, banyak yang lebih mengejar bagaimana memicu kehidupannya aman dahulu. Hal itu jadi suasana yang sangat memilukan.

Oleh sebab itu, kamu sebagai generasi muda Indonesia haruslah bersyukur sebab mampu menikmati dunia pendidikan. Sebab, di belahan dunia lain, tetap banyak anak muda yang susah mengakses pendidikan sebab dirundung kasus kemiskinan. Untuk itu, belajarlah dengan giat agar kamu mampu berfaedah untuk orang lain.

3. fungsi Membudayakan Literasi Bagi Masyarakat Dunia
Melalui Hari Aksara Internasional, UNESCO mengidamkan membudayakan literasi kepada penduduk dunia. Pada dasarnya, terdapat banyak faedah dari membudayakan literasi. Pertama, dengan membudayakan literasi serupa saja mengajak untuk lebih melek informasi. Dengan miliki kebiasaan berliterasi, layaknya membaca, menulis, dan berdiskusi, kami mampu mengetahui banyak informasi dari beraneka belahan dunia.

Kedua, kami mampu terhindar dari hoaks. Di era post truth, informasi banyak bertebaran di sarana sosial, portal daring, sampai mulut ke mulut. Untuk membedakan mana informasi yang tepat, bagi orang yang tidak cukup berliterasi kemungkinan bakal susah melakukannya.

Namun, bagi orang yang sering berkegiatan literasi, membedakan pada informasi yang benar dengan hoaks sangatlah mudah. Sebab, orang yang berliterasi mengetahui beraneka informasi dari beraneka sumber. Hal itu membuatnya mampu mengetahui ciri informasi yang benar dan terpercaya.

Dan, ketiga, dengan berliterasi, kami diarahkan untuk memicu karya yang mampu berfaedah kepada orang lain. Membuat karya merupakan anggota dari kegiatan berliterasi, yakni menulis. Karya tulis yang kami hasilkan memicu kami berkontribusi untuk mengentaskan buta huruf dan informasi kepada penduduk dunia.

4. Apa yang Harus Dilakukan selagi Hari Aksara Internasional?
Adapun, kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh suatu komunitas atau instansi pendidikan, jangan dianggap menjemukan. Sebab, kegiatan literasi yang dikerjakan itu tentu disesuaikan dengan zaman kekinian. Sehingga, bagi kamu generasi milenial dan generasi Z tentu saja puas mengikutinya.

Dan, ketiga, kamu mampu berkontribusi dengan menyumbangkan buku kepada orang yang membutuhkan. Ketika kamu menyumbang buku itu berarti kamu mendukung kegiatan berliterasi. Sebab, kamu membagikan sumber informasi kepada orang lain yang membutuhkannya.

Berbagi buku juga jadi upayamu menjauhi orang lain termakan hoaks. Karena, dengan buku yang kamu bagikan, orang lain miliki akses untuk memperoleh informasi yang tepat dan bukan sekadar kabar-kabar hoaks yang beredar di internet.

Itulah sebagian informasi berfaedah seputar Hari Aksara Internasional. Kalau kamu mengidamkan lebih berfaedah bagi orang lain, terlebih didalam hal dunia literasi, kamu wajib menyempatkan diri berkontribusi pada dunia literasi.

Lakukan hal-hal simple terjalin dengan kegiatan literasi, tak wajib mematok wajib jalankan hal besar dulu. Sebab, dengan kegiatan simple itu udah menunjukkan kamu berkontribusi pada dunia literasi.

sumber : https://www.ruangguru.co.id/

Maknai Hari Kereta Api Nasional, Simak Informasi dan Fakta Berikut!

Maknai Hari Kereta Api Nasional, Simak Informasi dan Fakta Berikut!

Maknai Hari Kereta Api Nasional, Simak Informasi dan Fakta Berikut!

Informasi dan fakta ini kiranya tetap jarang diketahui oleh penduduk umum. Mau paham informasinya seperti apa? Yuk, simak ulasannya berikut!

Maknai Hari Kereta Api Nasional, Simak Informasi dan Fakta Berikut!

1. Jalur Kereta Api Pertama di Indonesia
Jalur kereta api pertama di Indonesia ada sebagian versi yang perlu anda ketahui. Versi pertama ialah menurut PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan versi ke-2 berdasarkan arsip-arsip perkeretaapian yang disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Menurut versi KAI, jalan kereta api pertama kali ialah jalan kereta api di Kalimantan Selatan pada th. 1849. Jalur kereta api berikut merupakan jalan yang lantas jadi lori-lori batubara. Pembangunan jalan kereta api di Kalimantan Selatan dibangun berdasarkan persetujuan dari Sultan Banjar.

Lalu, berdasarkan arsip perkeretaapiaan di ANRI, diketahui bahwa pembangunan pertama jalan kereta api dilakukan di desa Kemijen pada tanggal 17 Juni 1864. Pada tanggal itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda Mr. Baron Sloet van den Beele mengimbuhkan cangkulan pertamanya. Setelah itu, dibangunlah jalan kereta api dari Kemijen ke Tanggung yang lantas dioperatori oleh Nederlandsche Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), perusahaan kereta api swasta, pimpinan Ir. J.P. van Bordes.

Perbedaan pada jalan kereta api di Kalimantan Selatan dan di Pulau Jawa berikut ialah fungsinya. Jalur kereta api di Kalimantan Selatan bermanfaat sebagai jalan kereta api untuk keperluan pertambangan. Sedangkan, jalan kereta api di Kemijen befungsi sebagai jalan kereta api lazim komersil. Jadi, keduanya merupakan jalan kereta api pertama di Indonesia berdasarkan fungsinya masing-masing.

2. Pada 28 September 1945 Perusahaan Perkeretaapian Indonesia Berdiri
Penetapan tanggal 28 September jadi Hari Kereta Api Nasional tidak lepas dari berdirinya perusahaan perkeretaapian pertama Indonesia. Pasca mendeklarasikan kemerdekaannya, Indonesia lantas mendirikan perusahaan perkeretaapian milik Indonesia pertama pada tanggal 28 September 1945, bernama Djawatan Kereta Api Indonesia Republik Indonesia (DKARI).

Pendirian DKARI berikut dilakukan dengan cara merebut jalur-jalur kereta api beserta beraneka perangkat perusahaan kereta api pada era penjajahan Jepang. Kala itu, pengambilalihan dilakukan oleh Angkatan Moeda Kereta Api.

Angkatan Moeda Kereta Api berikut merupakan orang-orang Indonesia yang bekerja di jawatan kereta api milik Jepang selagi itu. Pasca perebutan itu, seluruh kereta api dan stasiun-stasiunnya diproklamirkan sebagai ‘Milik Repoeblik.’

3. PT KAI Beberapa Kali Berganti Nama
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perusahaan perkeretaapian Indonesia berdiri dengan nama DKARI. Namun, sehabis DKARI berdiri, Belanda ulang ke Indonesia dan mendirikan jawatan perkeretaapian yang diberi nama Staatssporwegen/Verenigde Spoorwegbedrif (SS/VS).

Lalu, sehabis dilaksanakannya Konferensi Meja Bundar (KMB) pada Desember 1949, diputuskan bahwa Indonesia menyita alih aset-aset milik pemerintah Hindia Belanda, juga aset-aset SS/VS. Setelah itu, DKARI dan SS/VS dilebur jadi satu dan bernama Djawatan Kereta Api (DKA) th. 1950.

Pada tanggal 25 Mei 1950, DKA berubah nama jadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Selain beralih nama, dikenalkan pula lambang Wahana Daya Pertiwi yang mencerminkan transformasi perkeretaapian Indonesia sebagai fasilitas transportasi andalan kegunaan mewujudkan kesejahteraan bangsa dan tanah air.

Setelah itu, pada th. 1971, Pemerintah Indonesia ulang mengubah struktur tubuh PNKA jadi Perusahaan Jawatan Kereta Api atau PJKA. Kemudian, pergantian ulang berlangsung pada th. 1991 jadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka). Perubahan itu dilakukan Pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan layanan jasa angkutan umum.

4. PT KAI Berkembang Pesat dan Punya Beberapa Anak Perusahaan
Sebagai BUMN Perkeretaapian, PT KAI tentunya berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan keperluan penduduk akan transportasi kereta api. Hingga kini, PT KAI miliki sebagian anak perusahaan, seperti PT Kereta Api Logistik (Kalog), PT Reska Multi Usaha, PT Kereta Api Properti Manajemen, PT Kereta Api Pariwisata (Indotrailtour), PT Railink, dan PT Kereta Commuter Indonesia.

Masing-masing anak perusahaan itu miliki tugas dan fungsinya masing-masing. PT Kalog beroperasi di bidang pengantaran logistik melalui jalan kereta api. Lalu, Reksa Multi Usaha bergerak di bidang layanan di atas kereta api atau sepanjang perjalanan kereta api.

PT Kereta Api Properti Manajemen beroperasi di bidang pengelolaan aset dan properti milik PT KAI. Indotrailtour bergerak di bidang jasa wisata memakai kereta api. PT Railink merupakan anak perusahaan patungan pada PT KAI dengan PT Angkasa Pura II yang bergerak di bidang layanan kereta api bandara. Dan, PT Kereta Commuter Indonesia merupakan operator layanan jasa kereta api commuter di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

Kompetensi Kepribadian Guru

Kompetensi Kepribadian Guru

Kompetensi Kepribadian Guru
Kompetensi Kepribadian Guru

A. Kompetensi Kepribadian Guru

Kompetensi kepribadian merupakan salah satu jenis kompetensi yang perlu dikuasai guru, selain 3 jenis kompetensi lainnya: sosial, pedagogik, dan profesional. Dalam Penjelasan Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan disebutkan bahwa kompetensi kepribadian guru yaitu kemampuan kepribadian yang: (1) mantap; (2) stabil; (3) dewasa; (4) arif dan bijaksana; (5) berwibawa; (6) berakhlak mulia; (7) menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat; (8) mengevaluasi kinerja sendiri; dan (9) mengembangkan diri secara berkelanjutan. Sementara itu, Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Guru menjelaskankompetensi kepribadian untuk guru kelas dan guru mata pelajaran, pada semua jenjang pendidikan dasar dan menengah, sebagai berikut:
  1. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia, mencakup: (a) menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat-istiadat, daerah asal, dan gender; dan (b) bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat, dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.
  2. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat, mencakup: (a) berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi; (b) berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia; dan (c) berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.
  3. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, mencakup: (a) menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil; dan (b) menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa.
  4. Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, danrasa percaya diri, mencakup: (a)  menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi; (b) bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri; dan (c) bekerja mandiri secara profesional.
  5. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru, mencakup: (a) memahami kode etik profesi guru; (b) menerapkan kode etik profesi guru; dan (c) berperilaku sesuai dengan kode etik guru.
B. Arti Penting Kompetensi Kepribadian Guru
Penguasaan kompetensi kepribadian guru memiliki arti penting, baik bagi guru yang bersangkutan, sekolah dan terutama bagi siswa.  Berikut ini disajikan beberapa arti penting  penguasaan kompetensi kepribadian guru:
  1. Ungkapan klasik mengatakan bahwa “segala sesuatunya bergantung pada pribadi masing-masing”. Dalam konteks tugas guru, kompetensi pedagogik, profesional dan sosial yang dimiliki seorang guru pada dasarnya akan bersumber dan bergantung pada pribadi guru itu sendiri. Dalam melaksanakan proses pembelajaran dan berinteraksi dengan siswa akan banyak ditentukan oleh karakteristik kepribadian guru yang bersangkutan. Memiliki kepribadian yang sehat dan utuh, dengan kerakteristik sebagaimana diisyaratkan dalam rumusan kompetensi kepribadian di atas dapat dipandang sebagai titik tolak bagi seseorang untuk menjadi guru yang sukses.
  2. Guru adalah pendidik profesional yang bertugas untuk mengembangkan kepribadian siswa atau sekarang lebih dikenal dengan karakter siswa. Penguasaan kompetensi kepribadian yang memadai dari seorang guru akan sangat membantu upaya pengembangan karakter siswa. Dengan menampilkan sebagai sosok yang bisa di-gugu (dipercaya) dan ditiru, secara psikologis anak cenderung akan merasa yakin dengan apa yang sedang dibelajarkan gurunya. Misalkan, ketika guru hendak membelajarkan tentang kasih sayang kepada siswanya, tetapi di sisi lain secara disadari atau biasanya tanpa disadari, gurunya sendiri malah cenderung bersikap tidak senonoh, mudah marah dan sering bertindak kasar, maka yang akan melekat pada siswanya bukanlah sikap kasih sayang,  melainkan  sikap tidak senonoh itulah yang lebih berkesan dan tertanam dalam sistem pikiran dan keyakinan siswanya.
  3. Di masyarakat, kepribadian guru masih dianggap hal sensitif dibandingkan dengan kompetensi pedagogik atau profesional. Apabila ada seorang guru melakukan tindakan tercela, atau pelanggaran norma-norma yang berlaku di masyarakat, pada umumnya masyarakat cenderung akan cepat mereaksi. Hal ini tentu dapat berakibat terhadap merosotnya wibawa guru yang bersangkutan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi sekolah, tempat dia bekerja.
  4. Bukti-bukti ilmiah menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru berpengaruh terhadap perkembangan belajar dan kepribadian siswa. Studi kuantitatif yang dilakukan Pangky Irawan (2010) membuktikan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki hubungan erat dan signifikan dengan motivasi berprestasi siswa. Sementara studi kualitatif yang dilakukan Sri Rahayu (2008) menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru memiliki kontribusi terhadap kondisi moral siswa. Hasil studi lain  membuktikan tampilan kepribadian guru akan lebih banyak mempengaruhi minat dan antusiasme anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran (Iis Holidah, 2010)
Dari uraian singkat di atas, tampak terang bahwa begitu pentingnya penguasaan kompetensi kepribadian bagi seorang guru. Kendati demikian dalam tataran realita upaya pengembangan profesi guru yang berkaitan dengan penguatan kompetensi kepribadian tampaknya masih relatif terbatas dan cenderung lebih mengedepankan pengembangan kompetensi pedagogik dan akademik (profesional). Lihat saja, dalam berbagai pelatihan guru, materi yang banyak dikupas cenderung lebih bersifat penguatan kompetensi pedagogik dan akademik.  Begitu juga, kebijakan pemerintah dalam Uji Kompetensi Guru dan Penilaian Kinerja Guru  yang lebih menekankan pada penguasaan kompetensi pedagogik dan akademik.
Sedangkan untuk pengembangan dan penguatan kompetensi kepribadian seolah-olah dikembalikan lagi kepada pribadi masing-masing dan menjadi urusan pribadi masing-masing. Oleh karena itu, marilah kita sama-sama mengambil tanggung jawab ini dengan berusaha belajar memperbaiki diri-pribadi kita untuk senantiasa berusaha menguatkan kompetensi kepribadian kita. Meski dalam berbagai teori kepribadian disebutkan bahwa kepribadian orang dewasa cenderung bersifat permanen, tetapi saya ingin mengutip apa yang disampaikan oleh sahabat saya DR. Uhar Suharsaputra, M.Pd. dalam bukunya “Menjadi Guru Berkarakter”, disebutkan bahwa: “Jika yakin bisa berubah, maka berubahlah… Jika Anda ingin menjadi guru yang baik dan lebih baik, katakanlah terus pada diri sendiri bahwa saya adalah guru yang baik dan lebih baik, dan bayangkan bahwa Anda adalah guru yang baik dan lebih baik dengan kepribadian yang baik dan lebih baik.”
Berkenaan dengan upaya peningkatan kepribadian, Essential Life Skill memberikan tips 10 cara untuk meningkatkan kepribadian, yang isinya dapat disarikan sebagai berikut: (1) Jadilah pendengar yang baik, jadikan teman bicara Anda merasa penting dan dihargai  (2) Perbanyaklah membaca dan perluas interes Anda, (3) Jadilah ahli pembicara yang baik, (4) Milikilah gagasan yang berbeda dan unik sehingga dapat memperluas perspektif  setiap orang tentang Anda, (5) Temui orang-orang baru, terutama yang berbeda dengan Anda, sehingga wawasan Anda menjadi semakin luas, (6) Jadilah diri Anda sendiri,  dengan menunjukkan keotentikan dan  keunikan yang Anda miliki, (7) Milikilah sikap dan pandangan positif, (8) Jadilah orang yang menyenangkan dan memiliki rasa humor, (9) Bersikap suportif  kepada orang lain yang membutuhkan Anda, dan (10) Miliki integitas dan perlakukan setiap orang dengan penuh hormat. Referensi :  www.kuliahbahasainggris.com

Trik Belajar Efektif Dan Efisien

Selain makanan, sandang dan juga papan, sebenarnya ada satu kebutuhan dasar lain yang juga sangat penting untuk dipenuhi yaitu pendidikan. Pendidikan ini adalah aspek penting untuk dipenuhi dalam rangka memberikan jaminan hajat hidup yang layak bagi rohani dan alam pikir kita.

Silhouette of Father and Son on a Golf Course
Silhouette of Father and Son on a Golf Course

Dalam dunia pendidikan yang juga terkait dengan sangat penting adalah soal belajar. Pendidikan tanpa belajar tentu ibarat manusia tanpa nyawa atau ibarat harimau tanpa taring yang tak ada pedang sama sekali dalam perlindungan dirinya. Belajar adalah aspek perlindungan diri dari ditindasnya kita oleh orang – orang yang lebih paham tentang definisi suatu ilmu sekaligus dapat menjadi sebuah aspek yang menjadi sangat penting dalam penerapannya. Lantas apa saja trik belajar yang efektif dan efisien untuk dilakukan?

Trik Belajar Efektif Dan Efisien 

Rangkum semua pokok pembelajaran

Ada baiknya sebagai langkah pertama dalam pembelajaran yang Anda lakukan adalah dengan Anda mencatat pokok – pokok pembelajaran. Aspek ini memang sangat penting. Mengapa? Hal ini karena jika Anda baca 1 buku maka tidak akan intensif dan efektif waktunya. Karena itu Anda rangkum dulu pokok pembelajaran dan kemudian Anda pahami saja rangkuman Anda. Ingat Anda perlu pahami bukan menghafal karena aspek yang satu ini tentu sangat baik dalam menerapkan metode belajar yang efektif dan efisien.

Modifikasi serupa dengan nama sesuatu

Metode yang satu ini juga menjadi sebuah metode yang sangat dianjurkan ketika menjelang ujian. Teknik ini dilakukan dengan menggunakan nama – nama yang hampir mirip untuk dapat mengingatkan kita tentang materi. Cara ini juga efektif digunakan otak untuk mengingat lebih detail atas sesuatu hal.

Belajar dengan praktek

Belajar sembari dengan melakukan praktek memang langkah pembelajaran yang efektif. Cara belajar ini juga nantinya akan membuat Anda tak merasa bosan. Anda juga tidak akan mudah jenuh dengan penerapan metode dan cara belajar ini. Anda bisa coba melakukan prakteknya secara langsung. Misalkan IPA seperti botani atau avertebrata maka nantinya Anda dapat belajar sembari mengamati tumbuhan atau hewan yang ada kaitannya dengan pembahasan sehingga Anda cukup amati dan mengerti tanpa perlu menghafal yang berpotensi lupa.

Buat suasana belajar yang nyaman

Yang juga sangat penting Anda lakukan adalah bagaimana cara Anda dalam membangun suasana yang nyaman untuk belajar. Anda bisa belajar sambil mendengarkan musik, makan atau mungkin belajar di taman atau sebagainya. Yang penting ciptakan kondisi belajar yang nyaman.

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang Trik Belajar Efektif Dan Efisien. Semoga trik diatas menjadi sebuah informasi yang bermanfaat untuk Anda dan menjadi informasi yang menginspirasi. referensi  https://www.sekolahbahasainggris.com/