Masalah Kulit Yang Terjadi Akibat Terlalu Sering Lakukan Pengelupasan Kimia

Masalah Kulit Yang Terjadi Akibat Terlalu Sering Lakukan Pengelupasan Kimia

Eksfoliasi dilaksanakan dengan memakai bahan kimia laksana asam pastinya bertujuan guna memecah lapisan atas kulit contohnya untuk meminimalisir tampilan garis halus, kerutan, dan warna kulit yang tidak merata. Yang perlu anda ketahui masing-masing pengelupasan kimia pastinya tidak sama, pengelupasan bakal tergantung pada produk dan bagaimana proses produk itu untuk memprovokasi kulit.

Dilansir dari huffingtonpost, terdapat tiga jenis pengelupasan kimia, yakni superfisial, medium, dan mendalam. Namun seringkali kamu akan merasakan jenis superfisial sebab kulit akan merasakan sedikit kemerahan atau kekeringan sekitar 20 menit sampai setengah jam. Jenis asam yang sering dipakai untuk mengerjakan pengelupasan kimia superfisial ialah glycolic, salicylic, kojic, dan malat. Pengelupasan kimia superfisial baik untuk menanggulangi garis halus, keriput, pori-pori yang besar, bintik-bintik hitam, dan mengencangkan kulit.

Biasanya, pengelupasan kimia ditargetkan pada masalah kulit yang serius laksana bekas jerawat yang parah, kehancuran kulit dampak sinar matahari, dan keriput. Waktu henti ketika pengelupasan kimia seringkali sekitar 7 – 10 hari. Di samping itu, urgen untuk memakai salep di mata, hidung, dan mulut untuk mengayomi area-area tersebut. Pengaruh pengelupasan kulit benar-benar tergantung pada kekuatan dan jenis kulit tersebut sendiri. Untuk tersebut kamu butuh sabar dan rutin mengerjakan treatment ini supaya bisa menemukan hasil yang maksimal.

Baca Juga :