17 Program Telah Diluncurkan Selama 100 Hari Kerja Gubernur Jawa Barat

17 Program Telah Diluncurkan Selama 100 Hari Kerja Gubernur Jawa Barat

17 Program Telah Diluncurkan Selama 100 Hari Kerja Gubernur Jawa Barat

17 Program Telah Diluncurkan Selama 100 Hari Kerja Gubernur Jawa Barat
17 Program Telah Diluncurkan Selama 100 Hari Kerja Gubernur Jawa Barat

sebanyak 17 program telah resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat

(Pemprov Jabar) dalam kurun waktu 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih 2018-2019. Selain menunjukan kesigapan Pemprov Jabar untuk Ngabret membangun Jawa Barat selama 5 tahun ke depan, program-program tersebut merupakan buah dari visi Jabar Juara untuk menyelasaikan berbagai permasalahan di Jawa Barat.

“Kami berani ngabret karena semua program telah disiapkan, dengan semangat perubahan dan optimisme, alhamdulillah semua berjalan lancar, 17 program telah dirilis guna membawa perubahan yang fundamental,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam kegiatan Japri Ekspos “100 Hari kerja Jabar Juara Lahir Batin” di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 28 Desember 2018.

17 program tersebut antara lain Jabar Quick Respons

(JQR), Ngabring Ka Sakola, Jabar Masagi, Jabar Saber Hoaks, Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cota (Sekoper Cinta), Pesantren Juara, Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) dan Maca Dina Digital Library (Candil), Desa Digital, Satu Desa Satu Tahfidz (Sadesha), Bus Wisata Perkotaan di Jawa Barat, Layad Rawat, Ground Breaking TPPAS Luna (Lulut-Nambo), Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra),  Bumdesa Juara, Maghrib Mengaji, Lomba Santri dan One Village One Company.

Ridwan mengatakan, pembangunan dalam sebuah daerah memiliki banyak dimensi,l sehingga menjadi wajar jika ada beberapa program yang belum bisa ditunjukan selama 100 hari kerja. “Program-program ini adalah penggalan dan pondasi untuk menunjukan harapan kedepannya bahwa Jabar akan lebih baik,” ucapnya.

Ridwan optimis Jawa Barat akan menjadi provinsi terbaik di Indonesia dengan syarat terus berinovasi dan selalu melakukan kolaborasi dalam proses pembangunan. Salah satu buktinya adalah penghargaan yang diberikan oleh Kementrian Dalam Negeri kepada Provinsi Jawa Barat dalam kategori Pengganggaran Pendapatan dan Belanja Daerah paling futuristik.

Jabar Masagi

Salah satu program Pemprov Jabar yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan

Jawa Barat adalah Jabar Masagi. Secara umum, Jabar Masagi adalah pendidikan karakter yang berpijak pada pendidikan budi pekerti yang berdampak pada akhlak sosial yang mengandung keluhuran nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai dengan kebutuhan dan konteks budaya dari masing-masing wilayah di Jawa Barat.

Selain itu, Jabar Masagi juga bertujuan untuk menumbuhkan generasi muda Jawa Barat yang mampu belajar merasakan (Surti), belajar memahami (Harti), Belajar melakukan (Bukti) dan belajar hidup bersama (Bakti) dan mampu menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan, Ahmad Hadadi menjelaskan, proses penerapan program jabar Masagi di sekolah akan diterjemahkan sesuai dengan mata pelajaran melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di masing-masing daerah.

“Jadi disesuaikan juga dengan mata pelajaran dan kearifan lokal yang ada di daerah, misalnya  seperti membaca al-quran atau gerakan literasi sebelum masuk kegiatan belajar mengajar,” ucap Hadadi baru-baru ini.***

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/pengertian-shalat/