Plt. Gubernur Mewisuda 154 Lulusan SUPM Negeri Waiheru

Plt. Gubernur Mewisuda 154 Lulusan SUPM Negeri Waiheru

Plt. Gubernur Mewisuda 154 Lulusan SUPM Negeri Waiheru

Plt. Gubernur Mewisuda 154 Lulusan SUPM Negeri Waiheru
Plt. Gubernur Mewisuda 154 Lulusan SUPM Negeri Waiheru

Plt. Gubernur Maluku DR. Zeth Sahuburua mewisuda 154 lulusan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Waiheru, angkatan ke-30 tahun pelajaran 2017/2018 bertempat di Aula SUPM Waiheru Ambon, Senin (14/5/2018).

Dalam sambutannya Sahuburua mengatakan, dirinya merasa bangga

dan menyambut gembira pelaksanaan wisuda dimaksud, karena memiliki makna strategis bukan saja bagi para wisudawan dan orang tua atau keluarga, tetapi juga bagi kepentingan daerah, bangasa dan negara.

Wisuda ini menunjukkan eksistensi lembaga SUPM Negeri Waiheru Ambon yang setiap tahun mampu melahirkan sumberdaya manusia berkualitas dan siap pakai, sebagai asset penting dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Menurut Sahuburua, SUPM Negeri Waiheru menjadi wadah yang strategis untuk menjawab kebutuhan sumberdaya manusia yang berkualitas, dalam rangka menggerakkan sumberdaya terutama kelautan dan perikanan, sekaligus menjadi pilar pembangunan kemaritiman di daerah ini.

Olehnya itu, percepatan pembangunan Maluku berbasis kemaritiman merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan, mengingat beban pembangunan di wilayah bercirikan archipelago sangat berat, dengan luas lautan mencapai 92,4 persen serta jumlah pulau kurang lebih 1.340.

Khusus menyangkut problem aksesibilitas dan konektivitas, maka hal ini berimplikasi ke semua bidang pembangunan. Karena tantangan kita kepulauan di Maluku cukup kompleks, baik menyangkut long distance commerce maupun short and middle range trade.

Dikatakan, pogram pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman yang sangat progresif dalam rangka pengembangan sektor kemaritiman, khususnya daerah-daerah berciri archipelago seperti Maluku.

Sahuburua sangat optimis, pemerintah pusat akan selalu memberikan perhatian

dan telah menyampaikan program-program strategis untuk Maluku masa depan.

Yang harus dirintis dan lebih digiatkan saat ini adalah bagaimana membangun sumberdaya manusia kemaritiman, serta membangun budaya dan paradigma kemaritiman melalui sebuah Revolusi Mental.
Wisudawan/Wisudawati

Dia berharap, SUPM Negeri Waiheru Ambon harus mampu menjadi bagian

dari gerakan Revolusi Mental, dengan mewujudkan kapasitasnya dalam membentuk sumberdaya manusia kemaritiman yang berkualitas, profesional, berintegritas serta memiliki disiplin yang tinggi, guna mentransformasikan seluruh potensi sumberdaya perikanan dan kelautan secara optimal melalui jalur pendidikan.

“SUPM Negeri Waiheru juga harus tertantang untuk melakukan pembinaan serta pembenahan kurikulum yang lebih bermuatan lokal dan spesifik, agar lulusan yang dihasilkan mampu berkompetisi dan bersaing dalam pengembangan sumberdaya manusia di bidang kelautan dan perikanan,”pintanya.(TM02)

 

Sumber :

https://blog-fiesta.com/sejarah-gitar/