Unjuk Kemampuan Melalui Ajang Pemilihan Guru dan Pendidik Berprestasi

Unjuk Kemampuan Melalui Ajang Pemilihan Guru dan Pendidik Berprestasi

Berbagai inovasi ditunjukan semua guru dalam acara Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi di Jakarta, di Hotel Senayan, Jakarta. Acara ini dihadiri 900 guru yang berasal dari 34 provinsi.

Misalnya inovasi yang ditunjukan guru SDLBN Pembina Kupang Lusia Hurint dengan menciptakan kreasi kartu kata bergambar. Menariknya, Lusia menyisipkan kata diserta gambar dalam masing-masing kartu yang dibuatnya.

Jika di unsur bawah bertuliskan payung, maka gambar dari benda tersebut berada di sisi atas. Tentu kartu ini sangat menolong siswa SDLB yang kendala membaca.

“Jika anda tunjukan kata atau huruf, susah dibaca. Namun saat ada gambar, langsung mereka membalas secara spontan,” kata Lusia.

Cara memakai kartu itu, guru mengindikasikan huruf untuk siswa guna dibaca. Sisi gambarnya diblokir oleh tangan. Ketika telah mulai terasa kesulitan, gambarnya bakal dibuka. Cara ini mendorong kerja motorik mulut siswa supaya lebih maksimal.

“Tak penting tersebut huruf atau apa pun. Tapi dengan menyaksikan gambar, dia dapat bersuara dan betul apa yang diucapkannya,” sebut Lusia.

Adapun murid yang dilatih Lusia ialah siswa berstatus tuna grahita. Sebelumnya, dia sempat melatih siswa berkebutuhan eksklusif lainnya, yaitu inklusi semenjak tahun 2003 silam.

Melalui Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi ini, dia memiliki tidak sedikit pengalaman. Khusus dalam bertemu guru berkebutuhan eksklusif lainnya. “Kami jadi dapat berdiskusi tidak sedikit hal dengan guru-guru lainnya. Ini program yang paling bagus,” sebutnya.

Lewat pemilihan yang dilangsungkan setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi ini menjadi ajang apresiasi semua guru dan tenaga kependidikan sekaligus wadah untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuannya dalam sistem pengajaran.

Ajang yang adalah apresiasi dari pemerintah terhadap prestasi dan dedikasi semua guru dan tenaga kependidikan ini menemukan sambutan hendak sekali peserta yang berjumlah lebih dari 900 orang ini.

”Setiap tahun mesti terus diadakan. Agar kami semua guru bisa tidak sedikit belajar dari guru-guru wilayah lainnya,” tutur guru SLBN 1 Bengkulu selatan, Suparmi.

Sumber : https://www.nethost.cz/prekroceni-systemovych-zdroju?url=www.pelajaran.co.id