Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak?

Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak?

Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik

(BPS), kenaikan biaya pendidikan mencapai 10 persen setiap tahun. Setiap orangtua yang ingin anak-anaknya memperoleh pendidikan terbaik tentunya harus pintar menyiapkan dana.

Mempersiapkan dana pendidikan semestinya menjadi prioritas jangka panjang. Dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Jumat (26/7/2019), PR Manager Treasury, Anang Samsudin menyarankan persiapan dana pendidikan anak bisa dimulai lima tahun hingga 15 tahun sebelumnya.

Baca Juga

Hore, Bantuan Pendidikan untuk SD dan SMP di Surabaya Meningkat
Ridwan Kamil Unggah Video Dalang Bule Ganteng, Siapa Dia?
Kuliner Malam Jumat: Rahasia Kelezatan Ayam Pop di Family Benteng Bukittinggi

“Semakin pendek waktu yang kita punya, maka akan semakin besar tenaga dan biaya yang harus dikeluarkan,” katanya.

Selain waktu, hal lain yang tak boleh diabaikan dalam penyiapan dana pendidikan adalah pemilihan instrumen simpanan. Salah satu yang biasa jadi pilihan adalah menyimpan emas sebagai simpanan jangka panjang.

“Yang salah satunya mereka gunakan sebagai biaya pendidikan anak,” katanya.

Dengan begitu, Anda dapat menutupi kenaikan biaya pendidikan yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya.

2 dari 4 halaman
3 Langkah Perencanaan
Ilustrasi Sekolah
Ilustrasi sekolah (dok. Pixabay.com/Wokandapix/Putu Elmira)

Anang menyatakan ada tiga langkah yang perlu dilakukan orangtua dalam perencanaan dana pendidikan anak. Langkah pertama adalah mencari tahu besarnya biaya yang diperlukan untuk dapat bersekolah di lembaga pendidikan yang diinginkan.

Dengan informasi tersebut, para orangtua bisa mulai menghitung dana pendidikan

yang harus disiapkan, mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi.

Langkah kedua, lakukan estimasi biaya pendidikan yang dibutuhkan pada saat nanti anak masuk sekolah. Cara menghitungnya cukup sederhana dan berlaku bagi jenjang pendidikan TK, SD, SMP, hingga SMA.

“Misalnya total biaya yang dibutuhkan untuk kuliah saat ini adalah Rp80 juta. Maka untuk menghitung estimasi biaya kuliah 10 tahun mendatang, biaya kuliah saat ini harus ditambahkan 10 persen per tahunnya dengan penambahan progresif hingga 10 kali,” jelas Anang.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/home-memories/