Pasar persaingan monopolistic.

Pasar persaingan monopolistic.

Pasar persaingan monopolistic.
Pasar persaingan monopolistic.

ð Suatu pasar dengan banyak penjual yang menawarkan barang yang berbeda-beda. Tetapi pada pasar ini penjual bisa mendominasi pesaingnya lewat kualitas barang yang lebih baik atau kelebihan lain dibanding pesaingnya.

ð Ciri-ciri :

Terdapat banyak produsen atau penjual.
Jenis barang yang dipasarkan berbeda.
Adanya kemampuan produsen untuk mempengaruhi harga.
Produsen lain mudah masuk dalam pasar.
Promosi penjualan harus aktif.
ð Contoh, industry obat-obatan.

ð Karena pasar persaingan monopolistic mempunyai banyak persamaan dengan asar monopoli, maka kurva untuk memperoleh laba maksimum dan titik pulang pokoknya pun hamper sama dengan pasar monopoli, yaitu saat MC = MR.

6. Monopsoni.

ð Pasar dengan hanya satu pihak pembeli, sehingga ia memiliki kemampuan untuk menetapkan harga.

ð Contoh, PT. KAI.

7. Duopsoni.

ð Suatu pasar di mana yang membeli barang hanya dua perusahaan.

8. Oligopsoni.

ð Suatu pasar di mana pembelian suatu barang dilakukan oleh beberapa perusahaan.

Berdasarkan organisasi penyelenggaraan pasar, maka pasar dibedakan atas :

1. Pasar Sempurna

ð Pasar dimana harga ditentukan oleh mekanisme penawaran dan permintaan.

ð Penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi pasar.

ð Syaratnya :

Semua pembeli dan penjual mengetahui harga penawaran dan harga permintaan.
Pembeli dan penjual bebas dalam menetukan harga.
Barang yang diperdagangkan homogeny dan mempunyai mutu standar.
2. Pasar Tidak Sempurna

ð Suatu pasar dikatakan tidak sempurna bila ada satu atau lebih syarat pasar sempurna yang tidak terpenuhi.

Kebaikan dan keburukan bentuk-bentuk pasar

1. Pasar Persaingan Sempurna

Kebaikan :
– Memberikan barang yang harganya logi, sesuai dengan permintaan pasar.

– Terpacu untuk berproduksi dengan efisien.

– Sumber daya produksi bebas keluar-masuk, sehingga kegiatan ekonomi lebih sehat dan bergairah.

Keburukan :
– Barang yang dijual bersifat homogen.

– Tidak ada keunggulan suatu produk dibandingkan produk lain.

– Inovasi terhambat.

2. Pasar Monopoli

Kebaikan :
– Menghindari produk-produk tiruan dan persaingan yang tidak bermanfaat.

– Menimbulkan skala ekonomi yang menurunkan biaya produksi.

– Terjaganya kesinambungan stabilitas perusahaan.

– Medorong penggunaan mesin-mesin generasi terbaru dengan tingkat teknologi tinggi.

– Mendorong peningkatan kinerja departemen penelitian dan pengembangan.

Keburukan :
– Penyalahgunaan kekuatan ekonomi.

– Adanya pelecehan terhadap posisi konsumen.

– Adanya kesenjangan dalam pembagian pendapatan.

– Tidak adanya persaingan.

– Mengurangi kesejahteraan konsumen.

3. Pasar Oligopoli

Kebaikan :
– Barang yang dipasarkan menjadi bermutu.

– Masyarakat mendapatkan layanan yang relative memuaskan.

Keburukan :
– Sering melakukan kesepakatan harga, sehingga mereka dapat menentukan harga yang merugikan konsumen.

4. Pasar Persaingan Monopolistik

Kebaikan :
– Perusahaan terdorong melakukan inovasi.

– Masyarakat mendapat pelayanan yang baik.

Keburukan :
– Harga cenderung tinggi.

Karena mekanisme pasar yang berbeda, harga pasar yang tercapai pun berbeda-beda. Kadang harga yang terbentuj di pasar berakibat merugikan konsumen atau produsennya. Karena itu, pemerintah dalam batas-batas tertentu melakukan intervensi dalam pembentukan harga. Tujuannya agar harga yang tercapai tidak merugikan konsumen maupun produsen, sehingga roda ekonomi tetap berputar.

Sumber : https://multi-part.co.id/zombie-siege-apk/