Teori Permintaan Timbal Balik (Reciprocal Demand) oleh John Stuart Mill
By: Date: July 1, 2020 Categories: Uncategorized

Teori Permintaan Timbal Balik (Reciprocal Demand) oleh John Stuart Mill

Teori yang dikemukakan oleh J.S. Mill sebenarnya melanjutkan Teori Keunggulan Komparatif dari David Ricardo, yaitu mencari titik keseimbangan pertukaran antara dua barang oleh dua negara dengan perbandingan pertukarannya atau dengan menentukan Dasar Tukar Dalam Negeri (DTD).

Maksud Teori Timbal Balik adalah menyeimbangkan antara permintaan dengan penawarannya, karena baik permintaan dan penawaran menentukan besarnya barang yang diekspor dan barang yang diimpor. Jadi, menurut J.S. Mill selama terdapat perbedaan dalam rasio produksi konsumsi antara kedua negara, maka manfaat dari perdagangan selalu dapat dilaksanakan di kedua negara tersebut.

Dan suatu negara akan memperoleh manfaat apabila jumlah jam kerja yang dibutuhkan untuk membuat seluruh barangbarang ekspornya lebih kecil daripada jumlah jam kerja yang dibutuhkan seandainya seluruh barang impor diproduksi sendiri.

C. Sebab-sebab Timbulnya Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional di sebabkan adanya perbedaan masing-masing negara antara lain :

  • Perbedaan jumlah penduduk dalam perbandingan luas tanah
  • Perbedaan kekayaan alam yang dimiliki
  • Perbedaan tingkat kecerdasan dan peradapan bangsanya
  • Perbidaan iklim dan keadaan alam
  • Perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai
  • Perbedaan politik, sosial, dan budaya

D. Dampak Perdagangan Internasional Terhadap Perekonomian Indonesia

Dalam era modern ini orang sering mengatakan bahwa dunia itu menjadi tanpa batas. Sesuatu yang terjadi di negara lain dapat kita ketahui dan dapat dengan cepat mempengaruhi masyarakat di negara kita, maka sering disebut era globalisasi.

1. Dampak positif ekspor

  • Memperluas lapangan kerja
  • Meningkatkan cadangan devisa
  • Memperluas pasar karena dapat memasarkan hasil produksi ke seluruh dunia

2. Dampak negatif ekspor

  • Menimbulkan kelangkaan barang di dalam negara
  • Menyebabkan eksploitas besar-besaran sumber daya alam.

Misalnya: Ekspor barang tambang telah menyebabkan semakin tipisnya cadangan bahan tambang dan menimbulkan kerusakan alam / lingkungan.

https://9apps.id/