Sejarah Perkembangan Kurikulum
By: Date: July 9, 2020 Categories: Pendidikan
Sejarah Perkembangan Kurikulum

Sejarah Perkembangan Kurikulum

Sejarah Perkembangan Kurikulum

Sejarah perkembangan kurikulum sesuai dengan dinamis evolusioner telah berkembang seiring berputarnya waktu dan bergulirnya rentang kehidupan umat manusia di muka bumi. Berikut dipaparkan secara singkat gambaran perkembangan kurikulum secera universal.

  1. Perkembangan kurikulum di Eropa Abad lampau
  2. Zaman Kuno

Pada masa ini kondisi masyarakat masih primitif dan keberadaan sekolah formal pada zaman ini bisa dikatakan memang belum ada. Kalaupun ada kurikulumnya tidak tertulis seperti pada zaman modern.

  1. Zaman Yunani

Pada zaman ini, untuk pertama kalinya orang mengenal pendidikan secara sistematis. Tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa bangsa Yunani adalah bangsa pelopor yang mula-mula memiliki tingkat kebudayaan yang tinggi dan telah tersebar luashamper di seluruh dunia, khususnya Eropa. Sedangkan kurikulum dan pendidikan yang dikembangkan pada saat itu menurut Soemantri (1988) dalam Efendi (2009:9) dipilah menjadi:

(1)      Rhetorica School

Sekolah yang menitikberatkan pada pendidikan keahlian berbicara/berpidato dan berdebat

(2)      Philosopical School

Sekolah yang menitikberatkan pada pendidikan intelektual serta bidang filsafat (kecerdasan)

  1. Zaman Romawi

Bangsa Romawi mengembangkan kurikulum yang telah dijalankan oleh bangsa Yunani. Kurikulum bangsa Romawi mulai mencantumkan bahasa asing. Salah seorang tokoh pendidikan yang bernama Quintilianus, menyarankan sebagai berikut:

(1)      Kurikulum itu sebaiknya berintikan bahasa

(2)      Dianjurkan adanya korelasi antar sejarah, biografi, religi dengan pelajaran-pelajaran kuno

(3)      Pendidikan hendaknya direncanakan sesuai dengan individu

  1. Kurikulum abad pertengahan dan pendidikan modern
  2. Abad pertengahan

Abad pertengahan merupakan abad di mana telah terjadi asimilasi kebudayaan. Kekuasaan pada waktu itu berpusat pada gereja sehingga pendidikan juga bagian dari kekuasaan kaum gereja namun bahan telah diambil dari bangsa Yunani dan Romawi.Capella mengatakan bahwa pendidikan diliputi oleh tujuh pengetahuan budaya (TheSeven Liberal Arts) yang dikategorikan dalam dua aspek, yakni.

(1)      Trivium

  • Grammar
  • Rhetorica dan logica
  • Dialectica

(2)      Quadrivium

  • Geometri
  • Arithmetica
  • Music
  • Astronomi

Dominasi gereja sendiri sebenarnya juga mengatur mengenai kurikulumnya antara lain:

(1)   Kurikulum yang bermaksud membentuk pemimpin-pemimpin dalam gereja

(2)   Kurikulum untuk membentuk para kader serta pelajaran dari gereja sebagai pengabdian dan pelayanan dari gereja

  1. Pendidikan Modern

Bisa dikatakan merupakan pendidikan progresif karena pada masa ini diawali berdirinya sekolah “Pleasant House” yang dipelopori oleh tokoh pendidikan Vitrino de Veltre (1378 – 1448). Yang dimaksud dengan sekolah progresif adalah sekolah yang tercatat mengadakan hubungan antara sekolah menengah dengan Perguruan Tinggi artinya sekolah ini telah memikirkan anak didiknya yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Bahkan sekolah ini yang pertama kali berani mengkritisi kurikulum yang dibuat gereja.

Kemudian Inggris menyusul dengan mendirikan Sekolah Istana yang menitikberatkan pada:

(1)   Mementingkan pembentukan kelakuan baik (moral manners)

(2)   Mengajarkan bahasa Latin dan Yunani

(3)   Mencantumkan pendidikan Olah Raga serta permainan

 

Sumber :

https://littlehorribles.com/