Definisi Sistem Hukum
By: Date: July 15, 2020 Categories: Umum

Definisi Sistem Hukum

Dalam literatur hukum, ada empat sistem hukum dunia yg paling dominan, yaitu: civil law, disebut juga sistem hukum Eropa-Kontinental, banyak diterapkan di negara2 Eropa daratan dan bekas jajahannya (seperti Indonesia yg menerapkan civil law yg dibawa Belanda) common law, disebut juga case law atau sistem hukum Anglo-Sakson, diterapkan di Inggris dan negara2 bekas jajahannya, Islamic law (hukum Islam) socialist law (hukum sosialis) Kedua istilah ‘civil law’ dan ‘common law’ dalam literatur hukum Indonesia tidak diterjemahkan karena memang sulit mencari padanan langsungnya. Namun demikian, menurut definisinya: common law sama dengan hukum yg dibuat berdasarkan adat/tradisi yg berlaku dalam masyarakat dan keputusan hakim. Pada mulanya, sistem hukum ini tidak tertulis. civil law sama dengan hukum yg dibuat berdasarkan kodifikasi hukum yg dilakukan lembaga legislatif.

Berbeda dengan common law, civil law sejak awal pembuatannya sudah merupakan sistem hukum tertulis. Karena ciri khas dan kompleksitasnya istilah ‘common law’ dipertahankan dan tidak diterjemahkan. Kalau diterjemahkan ‘hukum adat’ bisa rancau dengan ‘hukum adat’ (adat/customary law) yang diakui keberadaannya di Indonesia. Kalau diterjemahkan ‘hukum tak tertulis’, tidak sesuai lagi dengan kenyataan sekarang bahwa ‘common law’ sudah menjadi hukum tertulis. Kalau diterjemahkan ‘hukum kasus’ (case law), makna asalnya jadi berkurang karena sebenarnya istilah ‘case law’ tersebut hanyalah sebutan lain dari ‘common law’ dan tentu saja kurang populer dari pada ‘common law’. Dengan semua pertimbangan tersebut dan juga fakta bahwa literatur hukum Indonesia tetap mempertahankan istilah ‘common law’ dan tanpa diterjemahkan untuk tetap menjaga nilai-nila kemurniannya.

Sistem Hukum Common Law dan Civil Law

Sistem penerapan hokum yang menganut common law dan civil law pun berbeda,

  1. Sistem Hokum Civil Law

Sistem hukum civil law atau sistem hukum eropa kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanyaberbagai ketentuan-ketentuan dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akanditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya hampir 60% dari populasi dunia tinggal di negara yang menganut sistem hukum ini.  sistem hukum yang juga dikenal dengan nama civil law ini berasal dari romawi perkembangan diawali dengan penduduk romawi atas prancis pada masa itu sistem inidipraktekan dalam interaksi antara kedua bangsa untuk mengatur kepentingan mereka. proses ini berlangsung bertahun-tahun, sampai-sampai negara –negara eropa sendiri mengadopsi sistem hukum ini untuk diterapkan pada bangsanya sendiri dan bangsa-banga yang menjadi jajahannya. sistem hukum ini digunakan oleh bangsa-bangsa eropa tersebut untuk mengatur masyarakat pribumi di daerah jajahannya. misalnya belanda menjajah indonesia pemerintah penjajah menggunakan sistem hukum eropa kontinental untuk mengatur masyarakat di negeri jajahannya. apabila terdapat suatu peristiwa hukum yang melibatkan orang belanda atau keturunannya dengan orang pribumi, sistem hukum ini yang menjadi dasar pengaturanya selama kurang lebih empat abad di bawah kekuasaan portugis dan seperempat abad pendudukan indonesia.

Sumber: https://pendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/