Fungsi, Peran, dan Tujuan Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)
By: Date: July 22, 2020 Categories: Umum
Fungsi, Peran, dan Tujuan Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)

Fungsi, Peran, dan Tujuan Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)

Pembukaan Wilayah Hutan (PWH) merupakan salah satu kegiatan membuka lahan untuk dimanfaatkan baik sebagai hutan tanaman produksi maupun sebagai wilayah perkebunan dan yang lainnya. Fungsi, peran dan tujuan PWH pada dasarnya sebagai penunjang peningkatan ekonomi masyarakat. PWH diartikan sebagai suatu kegiatan menyediakan prasarana untuk melancarkan aktivitas pembinaan hutan, perlindungan hutan, serta kegiatan produksi hutan yang dilakukan dengan membuat jaringan jalan (jalan sarad, jalan ranting, jalan cabang serta jalan utama), tempat pengumpulan kayu sementara (TPn), dan tempat penimbunan kayu (TPK) (Istiqomah, M., 2018).

Fungsi, peran dan tujuan adanya pembukaan wilayah hutan dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Fungsi Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)
Fungsi PWH menurut Unhas (2009) tergolong menjadi beberapa bagian yakni sebagai berikut:
  • Penataan hutan dipermudah.
  • Pekerja, peralatan, dan bahan-bahan mudah dalam kegiatan pengangkutan ketika adanya aktivitas keluar dan masuk di dalm hutan.
  • Kegiatan pembinaan hutan menjadi mudah.
  • Pemanenan hasil hutan yang meliputi penebangan, penyaradan, pengumpulan, pengangkutan, dan penimbunan menjadi mudah.
  • Pengawasan hutan menjadi gampang.
  • Perlindungan hutan menjadi mudah terhadap kebakaran hutan, serangan hama, dan penyakit hutan.
  • Hutan dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi sehingga mudah dicapai.
  • Peningkatan infrastruktur dan pengembangan wilayah pada daerah terisolasi/tertinggal di sekitar hutan.
2. Peran Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)
Menjamin kelestarian hutan pada dasarnya dipengaruhi oleh bentuk pengelolaan dan pemanfaatannya. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan melakukan kegiatan yang intensif terhadap aktivitas-aktivitas yang terjadi di dalam hutan baik itu penataan, pembinaan, maupun pemanenan hasil hutan. Secara umum, peran pembukaan wilayah hutan hutan meliputi beberapa poin yakni sebagai syarat dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan produksi hutan terawasi, kondisi pengelolaan hutan menjadi lebih baik, serta fungsi sosial dan ekonomi yang berasal dari hutan dapat meningkat (Unhas, 2009).