Atribut Fisik dan Nilai dalam Produk
By: Date: July 28, 2020 Categories: Pendidikan

Atribut Fisik dan Nilai dalam Produk

Sebuah produk yang dihasilkan oleh produsen menjadi berharga atau bernilai bukan karena adanya berbagai atribut fisik dari produk semata, tetapi juga karena adanya nilai (value) yang dipandang berharga oleh konsumen. Atribut fisik yang melekat pada suatu barang misalnya bahan baku pembuatannya, kualitas keawetan barang tersebut, bentuk atau desain barang, dan lain-Iain. Atribut fisik suatu barang esensinya menentukan peran fungsional dari barang tersebut dalm memenuhi kebutuhan konsumen. Di sisi lain, nilai yang terkandung dalam suatu barang akan memberikan kepuasan psikis kepada konsumen dalam memanfaatkan barang tersebut. Nilai ini dapat bersumber dari citra atau merk barang tersebut, sejarah, reputasi produsen, dan Iain-lain.

Dalam pandangan ekonomi Islam produk juga merupakan kombinasi dari atribut fisik dan nilai (value). Konsep ekonomi Islam tentang atribut fisik suatu barang mungkin tidak berbeda dengan pandangan umumnya, tetapi konsep nilai yang harus ada dalam setiap barang adalah nilai-nilai keislaman (Islamic values). Adanya nilai-nilai ini pada akhirnya akan memberikan berkah pada suatu barang. Setiap barang/jasa yang tidak mengandung berkah tidak bisa dianggap sebagai barang/jasa yang memberikan mashlahah, sebab berkah merupakan elemen penting dalam konsep mashlahah. Misalnya, ada 2 produk raket tenis, di mana raket tenis diproduksi oleh sebuah perusahaan A yang melakukan eksploitasi terhadap tenaga kerjanya sementara yang satunya dari perusahaan B sangat menghargai tenaga kerjanya. Sebagaimana telah diketahui bahwa eksploitasi terhadap tenaga kerja merupakan salah satu bentuk penyimpangan terhadap nilai-nilai Islam. Meskipun atribut fisik kedua raket tersebut sama, tetapi kedua raket tersebut akan dihargai berbeda. Raket yang diproduksi oleh perusahaan A tidak mengandung berkah sehingga bukan barang yang berharga (mengandung mashlahah), karenanya tidak akan dipilih oleh konsumen.

Jadi jelaslah bahwa suatu produk harus memiliki atribut fisik sekaligus berkah agar membawa mashlahah. Dengan cara pandang seperti ini maka kuantitas produk diekspresikan sebagai berikut:

QM  = q+ qB                                                      

Di mana

Q adalah barang yang memiliki mashlahah

QF   adalah atribut fisik barang

Q adalah berkah barang tersebut

Recent Posts