MANAJEMEN STRATEGI DAN DAYA SAING
By: Date: July 29, 2020 Categories: Otomotif,Pendidikan

MANAJEMEN STRATEGI DAN DAYA SAING


Strategi di definisikan sebagai sekumpulan komitmen dan tindakan yang terkoordinasi yang dirancang untuk mengeksploitasi kompetensi ini dan mencapai keunggulan bersaing. Dan kaitan manajemen strategik dengan daya saing adalah:

1) Strategic flexibility adalah sekumpulan kemampuan yang digunakan untuk merespon berbagai permintaan dan kesempatan dalam lingkungan yang kompetitif, dinamis, dan tidak menentu.

2) Strategic intent adalah pengelolaan sumberdaya, kemampuan, dan kompetensi inti perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan pada lingkungan yang kompetitif.

3) Strategic mission adalah pernyataan unik dengan lingkup dan operasi perusahaan dari sisi produk dan pasar. Satu perusahaan yang berhasil merumuskan ini dengan baik akan memberikan jaminan kepada pelanggan barang dan jasa apa yang akan dapat diperolehnya dari perusahaan yang bersangkutan.

Pengimplementasian Manajemen Strategik di lingkungan organisasi bidang bisnis didasari oleh falsafah yang berisi nilai – nilai persaingan bebas antar organisasi bisnis sejenis, melalui pendayagunaan semua sumber yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang bersifat strategik. Tujuan tersebut adalah mempertahankan dan mengembangkan eksistensi masing–masing untuk jangka waktu panjang, melalui kemampuan meraih laba kompetitif secara berkelanjutan.

Manajemen strategik diwujudkan dalam bentuk perencanaan berskala besar mencakup seluruh komponen di lingkungan organisasi yang dituangkan dalam bentuk rencana strategis yang berorientasi pada jangkauan masa depan dan dijabarkan menjadi perencanaan operasional, yang kemudian dijabarkan pula dalam bentuk program kerja dan proyek tahunan. Visi, misi, pemilihan strategi yang menghasilkan strategi induk, dan tujuan strategi organisasi untuk jangka panjang merupakan acuan dalam merumuskan rencana strategi, namun dalam teknik penempatannya sebagai keputusan manajemen puncak secara tertulis semua acuan terdapat di dalamnya. Rencana strategi dijabarkan menjadi rencana operasional yang antara lain berisi program – program operasional termasuk proyek – proyek, dengan sasaran jangka sedang masing – masing juga sebagai keputusan manajemen puncak. Penetapan rencana strategi dan renccana operasi harus melibatkan manajemen puncak karena sifatnya sangat mendasar/prinsipil dalam pelaksanaan seluruh misi organisasi, untuk mewujudkan, mempertahankan, dan mengembangkan eksistensi jangka sedang termasuk panjangnya. Pengimplementasian strategi dalam program – program termasuk proyek – proyek untuk mencapai sasaran masing – masing dilakukan melalui fungsi – fungsi manajemen lainnya yang mencakup pengorganisasian, pelaksanaan, penganggaran dan kontrol.

Sumber :

https://vds.co.id/apple-pakai-mode-standar-untuk-pengisi-daya-nirkabel/