Cara Membuat Bootable Flashdisk Dengan Mudah

Rate this post

islamuswest.org – Untuk bisa install ulang komputer atau laptop, biasanya kita menggunakan file ISO yang disimpan di CD atau DVD. Namun, metode ini hanya dapat diterapkan pada perangkat dengan CD/DVD-ROM.

Sedangkan laptop biasanya tidak dilengkapi dengan itu. Lalu bagaimana cara kita install ulang tanpa menggunakan CD atau DVD? Jawabannya adalah dengan menggunakan USB yang dapat di-boot. Apa itu USB yang dapat di-boot?

Ini adalah media penyimpanan serta flash di mana sistem operasi diisi. Oleh karena itu, dapat digunakan untuk kebutuhan seperti menginstal ulang atau memperbaiki sistem operasi tanpa menggunakan CD. Ini pasti lebih praktis dan tahan lama dibandingkan format CD.

Di sisi lain, kita juga dapat membuat flash sendiri yang mudah di-boot. Disarankan untuk menggunakan flash drive dengan kapasitas penyimpanan lebih dari 8 GB. Dan pastikan tidak ada data penting lainnya di dalamnya.

Jadi flash hanya akan digunakan untuk menyimpan data OS. Ini bisa di-boot untuk Windows 7, 8 atau 10. Jadi, apakah Anda ingin tahu caranya? Silahkan simak tutorialnya berikut ini.

Cara Membuat Bootable Flashdisk Dengan Mudah

Cara Membuat Bootable Flashdisk

Mengubah flashdisk ke media bootable sebenarnya sangat mudah dan sederhana. Kami dapat melakukan ini bahkan tanpa bantuan perangkat lunak pihak ketiga. Karena kita hanya menggunakan CMD, kita bisa membuat USB bootable kita sendiri.

Sekarang, sebelum kita mulai, yang harus Anda lakukan adalah memformat USB flash drive yang akan digunakan terlebih dahulu. Untuk lebih jelasnya, ikuti panduan di bawah ini.

  1. Hubungkan flash

    disk

Pertama, tancapkan flash drive ke port USB yang tersedia. Untuk berjaga-jaga, cabut media penyimpanan eksternal lain yang terhubung.

  1. Buka Command Prompt

Setelah itu buka software CMD di PC atau laptop masing-masing. Anda dapat melakukan ini melalui menu Start, ketik CMD dan kemudian klik kanan pada CMD dan pilih Run as administrator.

  1. Manajemen

    media penyimpanan

Ketika terbuka, ketik diskpart dan tekan Enter. Perintah ini akan membuka utilitas partisi disk yang mengelola media penyimpanan di komputer kita.

  1. Tulis disk daftar

Setelah menjalankan utilitas diskpart, ketik daftar disk dan tekan Enter. Kemudian daftar disk aktif di komputer kita dengan ukurannya akan muncul.

  1. Pilih Flash Disk

Nah, sekarang kita harus memilih hardisk yang akan digunakan untuk booting. Kami memilih flash dengan memperhatikan posisi disk. Seperti gambar di atas, flashdisk ada di disk 2, ketik select disk 2 dan enter. Sejauh ini kami telah berhasil memilih flash yang terhubung ke perangkat. Sangat penting untuk tidak salah memilih disk, perhatikan partisi volume dan sesuaikan dengan media penyimpanan yang Anda gunakan. https://kuliahpendidikan.com/

  1. Format diska lepas USB

Langkah selanjutnya adalah memformat flash drive yang akan menghapus semua data di dalamnya. Oleh karena itu, pada awalnya disarankan untuk membackup data flash penting ke media penyimpanan lain terlebih dahulu.

Jika demikian, ketik perintah pembersihan dan tekan Enter. Tunggu prosesnya, jika dikatakan telah membersihkan disk, maka selesai.

  1. Konversikan flash drive ke MBR

Sekarang kita akan mengubah partisi flash menjadi tipe MBR. Karena tipe ini kompatibel dengan hampir semua tipe sistem operasi. Ketik convert mbr dan tekan Enter. Tunggu pemberitahuan bahwa disk yang dipilih telah berhasil dikonversi ke format MBR.

  1. Buat partisi flash disk

Ketik create partition primary untuk mulai membuat partisi. Setelah selesai, akan muncul pesan notifikasi bahwa partisi yang dipilih telah berhasil dibuat.

Sumber: ppklkemenkop.id

READ  Cara mangambil Video TikTok Tanpa Watermark