7 Film Bagus dengan Trailer yang Menipu | Dikira Film Jelek!

7 film bagus dengan trailer yang menipu | Pikirkan tentang film yang buruk!

film-trailer-menipu

Pernahkah Anda menonton trailer dan berpikir filmnya terlihat sangat buruk? Namun, setelah ditonton, ternyata film ini memiliki jalan cerita dan sinematografi yang luar biasa.

Itu membuat trailer film menjadi faktor pemasaran yang sangat penting. Banyak orang menilai film dari trailernya tanpa benar-benar menontonnya.

Nah, ini dia daftar film bagus dengan trailer yang menipu. Siapapun yang melihat trailernya terlebih dahulu akan tertipu!

Terkadang cuplikan adegan film dalam trailer dipotong sebanyak mungkin untuk menarik perhatian banyak penonton. Namun, hal ini sering membuat trailer terlihat lebih buruk. Kasus tersebut dapat digambarkan seperti dalam 7 film berikut.

1. “Hilang dalam terjemahan”

Singkatnya, film dengan Scarlett Johansson ini menceritakan tentang seorang warga negara Amerika yang tinggal di Tokyo dan merasa terisolasi. Dia bertemu dengan pria yang lebih tua untuk bersenang-senang. Ini adalah cerita pendek dari trailernya.

Nyatanya, cerita film ini lebih dalam dari yang dibayangkan kebanyakan orang. “Lost in Translation” adalah film sedih tentang kesepian.

Buat kamu yang menganggap film ini sebagai film romantis, bersiaplah untuk patah hati karena film ini jauh dari ekspektasi banyak orang! Selain itu, “Lost in Translation” berhasil mendapatkan sutradara Oscar dalam kategori Skenario Terbaik.

READ  Pengertian Dan Contoh Kalimat Expressing Desire

2. “Tubuh Jennifer”

Siapapun yang pernah menonton trailer film horor “Jennifer’s Body” pasti mengira film ini berkisah tentang monster wanita seksi yang penuh dengan adegan dewasa.

Bahkan, film yang ditulis oleh Diablo Cody ini menampilkan lebih dari sekadar tubuh seksi Megan Fox. Kisah film ini secara subversif berhubungan dengan feminisme.

Akting sempurna Megan Fox dan plot film yang menarik dan bervariasi adalah alasan mengapa film ini wajib ditonton!

3. “Gubuk di hutan”

“Cabin in the Woods” tampaknya menjadi film thriller biasa yang menceritakan sekelompok remaja yang melawan makhluk jahat misterius.

Jenis film ini sudah cukup dikenal mengingat ini adalah unsur-unsur film slasher pada umumnya.

Yang membedakan film ini dari film horor biasa adalah ceritanya yang penuh dengan sarkasme, seperti mengejek film horor lainnya, namun tetap mengerikan untuk ditonton.

4. “Super”

Dari poster dan trailer, film “Super” sepertinya meniru Kick Ass yang dirilis beberapa bulan sebelum film ini dirilis. Bahkan, karakternya juga sangat mirip.

Padahal, film ini termasuk salah satu film superhero yang diremehkan lho. Tidak seperti film superhero pada umumnya, “Super” memiliki sejarah kelam.

Frank, juga dikenal sebagai The Crimson Bolt, meninggalkan istrinya untuk seorang pemilik klub dewasa dan memutuskan untuk membawa keadilan ke dunia. Hanya saja, dia tidak melakukannya dengan kekuatan super, tetapi dengan kunci inggris. Aneh, bukan?

5. “Mentah”

Dari judul dan premis cerita, orang bisa melihat bahwa “Raw” adalah film darah penuh darah. Apalagi bagi yang tidak tahan dengan adegan-adegan tersebut, pasti melewatkan film ini.

Faktanya, “Raw” menceritakan tentang seorang remaja berusia 16 tahun yang dipaksa makan daging kelinci sebagai ritual sekolah. Hal ini menyebabkan dia menjadi kecanduan dan ingin makan daging manusia.

READ  17 Vocabulary Corner: Part of House (Bagian dari Rumah)

Meski begitu, kisah film ini sebenarnya merupakan simbol kecemasan remaja, seperti bergaul dengan teman baru dan beranjak dewasa.

6. “Jembatan ke Terabithia”

“Bridge of Terabithia” dari tahun 2007 dengan Josh Hutcherson dalam peran utama mirip dengan film fantasi “The Chronicles of Narnia”.

Film ini menceritakan tentang seorang remaja yang sering di-bully di sekolah. Dia membuat teman baru dan keduanya memiliki petualangan yang berbeda di hutan.

Meski merupakan film anak-anak, “Bridge of Terabitha” memiliki kisah sedih dan kelam.

7. “Sial, Kaisar!”

“Salam, Kaisar!” Ceritanya tentang bintang film yang diculik dan sekelompok aktor harus bersatu dan bekerja sama untuk menyelamatkannya.

Sepertinya film George Clooney umumnya mirip dengan film drama ya? Padahal, plot film ini terinspirasi dari kehidupan nyata Eddie Mannix.

Sebagai manajer MGM, Eddie adalah orang yang istimewa yang menangani surat kabar Hollywood sedemikian rupa sehingga tidak ada skandal sama sekali. Seorang aktor yang diculik dilaporkan hanya batu loncatan dalam pekerjaan Mannix.

Sumber :